IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

DPRD Pasbar Dorong Penguatan Anggaran Pembangunan 2026

DPRD Kabupaten Pasaman Barat mendorong agar kebijakan anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 (31/8).
DPRD Kabupaten Pasaman Barat mendorong agar kebijakan anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 (31/8).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pasaman Barat — DPRD Kabupaten Pasaman Barat mendorong agar kebijakan anggaran dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 semakin diarahkan untuk memperkuat pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. (30/1)

Dorongan tersebut menjadi bagian dari pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam penyusunan perubahan APBD 2026. DPRD menilai sinergi antara legislatif dan eksekutif diperlukan agar setiap kebijakan anggaran memiliki arah yang jelas serta dapat mendukung prioritas pembangunan daerah.

Dalam pembahasan tersebut, DPRD memberikan berbagai masukan kepada pemerintah daerah, termasuk terkait penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimalisasi sumber pendapatan, percepatan pembangunan fisik, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah mengatakan pembahasan perubahan APBD tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian angka pendapatan dan belanja, tetapi juga memastikan anggaran yang tersedia dapat diarahkan pada program yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Dari rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah Pasaman Barat direncanakan mencapai Rp1,337 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,410 triliun. Belanja tersebut meningkat sekitar Rp273,13 miliar dibandingkan APBD murni 2026.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Salah satu komponen yang mengalami peningkatan cukup besar adalah belanja modal. Anggarannya direncanakan mencapai Rp173,78 miliar, meningkat sekitar Rp130,43 miliar dibandingkan APBD murni yang sebesar Rp43,34 miliar. Peningkatan ini menjadi bagian dari struktur anggaran yang dibahas bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.

DPRD juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara efektif, transparan dan akuntabel. Setiap program yang mendapatkan alokasi anggaran diharapkan memiliki manfaat yang jelas serta mendukung peningkatan pelayanan dan pembangunan di berbagai wilayah Pasaman Barat.

Melalui pembahasan bersama tersebut, DPRD Pasaman Barat dan pemerintah daerah berupaya membangun kesepahaman terhadap arah perubahan APBD 2026. Proses selanjutnya akan dilakukan sesuai tahapan dan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

DPRD berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus diperkuat sehingga kebijakan anggaran 2026 tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Pasaman Barat.

Editor : Ade MS
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH