IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Enam Siswa SMA Negeri 1 Solsel di Terima di PT Jepang dan Politeknik Caltex

Kepala SMA Negeri 1 Solsel, H. Asril (kanan) saat menerima guru Pengajar Praktik, Emi Azita diruang kerjanya, Rabu (15/3/2023). Foto Afrizal Amir
Kepala SMA Negeri 1 Solsel, H. Asril (kanan) saat menerima guru Pengajar Praktik, Emi Azita diruang kerjanya, Rabu (15/3/2023). Foto Afrizal Amir
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Muaralabuh -Alhamdulillah, Kembali pada tahun ini SMA Negeri 1 Solok Selatan mampu antarkan siswanya tembus di pendidikan vokasi atau pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu Politeknik Caltex Pekan Baru.

Tidak itu saja, hingga hari ini (Kamis-red) tiga siswa di SMA 1 Solsel juga sudah diterima di Perguruan Tinggi Jepang, " jelas Kepala SMA Negeri 1 Solsel H. Asril didampingi Pengawas Pembina SMA 1 Solsel, Arlison Sembiring

Artinya hingga hari ini, sudah ada enam siswa di SMA Negeri 1 Solsel yang boleh dikatakan sebagai pembuka peluang untuk masuk perguruan tinggi untuk 312 siswa lainnya," tambahnya

Ditambahkan, bahwa untuk mewujudkan siswa agar berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan, baik melalui jalur prestasi, jalur kedinasan serta berbagai jalur lainnya, Asril memotivasi siswanya untuk ikut seleksi pada enam jalur.

Enam jalur pendidikan lanjutan bagi lulusan SMA Negeri 1 yang sudah difasilitasi diantaranya, jalur SNBP, SPANPTEKIN, Politeknik, Poltekes, SNBP Politeknik Industri Padang serta Universitas Pertahanan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Artinya sederetan catatan prestasi siswa yang melanjutkan pendidikan diberbagai perguruan tinggi maupun melalui jalur pendidikan kedinasan tidak terlepas dari dukungan guru Bimbingan Konseling (BK) serta dukungan orang tua murid dan Lembaga Minat dan Bakat siswa yang merupakan mitra kerja SMA, " jelas Asril

Bicara masalah tingginya peluang anak-anak berebut melanjutkan pendidikan, menurut Asril tidak terlepas juga dari dukungan guru Bimbingan Konseling (BK).

Bahkan setiap hari guru BK tersebut masuk ke lokal 1 jam setiap lokal, dengan tanggungjawab selama 24 jam. Artinya, 4 orang guru BK di sekolah ini adalah ujung tombak untuk menjadikan siswa sukses, baik di bidang ilmu pengetahuan maupun bidang ekstrakurikuler.

" Guru BK bukan untuk mengurus anak yang bermasalah saja, akan tetapi turut serta memotivasi dan mengarahkan bakat anak," tambah Asril.

Makanya, pada umumnya siswa di sini sangat antusias untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, " pungkasnya. (AA)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH