Lima Puluh Kota -- Menghadapi Pemilihan Kepada Daerah Limapuluh Kota, yang tinggal hitungan bulan lagi. Setelah beberapa kandidat mendaftar ke partai politik, kini sejumlah parpol mulai menguji Visi dan misi para kandidat Bupati dan Wakil Bupati. Partai Hanura Lima Puluh Kota adakan konvensi Bacalon Bupati / Wakil Bupati Selasa (14/1) di Sago Bunsu Lubuak.Batingkok Kecamatan Harau.
Penyampaian Visi dan Misi dari 10 calon yang akan memimpin Limapuluh Kota 5 tahun kedepan itu, mendatangkan 3 panelis. Yakni dari unsur budayawan, insan pers dan politisi. "Kita bedah Visi dan Misi dari 10 bacalon bupati dan wakil bupati. Ini sangat penting sehingga jelas bagaimana gambaran kepemimpinan dari bacalon kedepannya,"terang Irwandi Sekretaris Tim Pilkada DPC Hanura Lima Puluh Kota.
10 calon tersebut, terangnya, diberikan waktu 30 menit untuk menyampaikan Visi dan Misi terhadap Kabupaten Limapuluh Kota kedepan. "15 menit menyampaikan visi misi dan 15 menit diskusi serta tanya jawab dengan panelis,"ucapnya lagi. Ke 10 kandidat itu, terdiri dari 6 untuk kandidat bupati dan 4 kandidat wakil bupati
Adapun 6 bacalon Bupati , yakni Muhammad Rahmad (pengusaha), Darman Sahladi (Ketua DPC Demokrat), Deni Asra (Ketua DPC Gerindra), Yuni Hermon (pensiunan TNI), Rifa Yendi (pengusaha) dan Irfendi Arbi (incumbent). Sedangkan, 4 kandidat wakil bupati yakni Asyirwan Yunus (mantan Wakil Bupati), Yossi Danti (pengacara), Chandra (mantan anggota DPRD) dan Zulhikmi (Sekretaris DPC Hanura).
"Saat penjaringan lalu, ada 13 kandidat yang mendaftar. Saat bedah visi misi cuma 10 yang hadir,"ucapnya lagi.
Chandra menyakinkan, DPC Hanura Lima Puluh Kota tidak akan mengusung kandidat yang 'naik dijalan' untuk Pilkada nantinya. "Yang kita daftarkan ke KPU nanti, yaitu kandidat yang mengikuti proses penjaringan. Dari pendaftaran, penyampaian visi misi, survey dan nanti keluar rekomendari dari DPP. Tidak ada kandidat yang muncul tiba-tiba atau naik di jalan untuk didaftarkan ke KPU. Ini sudah komitmen kami.
Untuk Pilkada, DPC Hanura Lima Puluh Kota sudah memiliki 4 kursi sebagai modal dalam pengusungan kandidat Bupati dan Wakil Bupati. "Hanura ada 4 kursi dan tinggal mencari 3 kursi lagi untuk berkoalisi. Yang jelas, kandidat yang didaftarkan adalah mereka yang mengikuti mekanisme partai,"tegas Chandra.
Med
Editor :






