Ratusan anak usia dini ini merupakan satu rombongan yang digagas oleh TPQ dan Pondok Tahfiz Ar-Raudhah, Bantodarano, Kelurahan Campago Guguk Bulek, Kota Bukittinggi.
Pembina Pondok Tahfiz Ar-Raudhah, Zainul Bakhri (50) menyatakan kebahagiaan dan tidak menduga Wali Kota Bukittinggi akan menggratiskan biaya masuk TMSBK sekaligus memberikan konsumsi kepada ratusan santri.
"Alhamdulillah, benar-benar kami tidak mengira, kami sebelumnya tidak pernah bertemu Wali Kota, ini kejutan sekaligus berkah, semoga beliau selalu dimudahkan dalam mengurus kota ini," ujar Zainul Bakhri.
Menurutnya, sebelumnya penggalangan dana dilakukan secara mandiri dan pelajar diminta membawa bekal sendiri dari rumah mengingat kemungkinan biaya yang cukup besar masuk TMSBK.
Ia menyebut kegiatan di TMSBK untuk menyegarkan hafalan Al Quran santri sekaligus ajang silaturahmi sebelum masuk Ramadhan.
"Kami berkolaborasi dengan pondok tahfiz dari Talao, Guguak Bulek, Manggis Gantiang, Pakan Ladang, Kamang Magek, Patanangan Jalikua dan Embun Pagi," pungkasnya.(Yus)
Editor : Berita Minang






