SAWAHLUNTO - Mungkin hanya ada di Sawahlunto, Sumatera Barat, sebuah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bernama Dinas Kominfo yang pejabat dan pegawainya bekerja tak didukung fasilitas kantor seperti komputer/laptop, kamera, meja kerja, dan kendaraan dinas, melainkan mereka menggunakan peralatan milik pribadi, tapi kinerja tetap maksimal.
OPD yang berlokasi dilantai dua, eks gedung Bank Nagari Cabang Sawahlunto ini, berada ditengah pusat perbelanjaan yang terbentuk pertengahan tahun 2022, sebelumnya satuan kerja ini merupakan bagian Inforkom Persandian dan Humas Sekretariat Pemko yang dilengkapi dengan peralatan kamera, komputer dan laptop, serta properti pelat merah lainnya seperti kendaraan operasional.
Setelah jadi Dinas Komunikasi Informatika, keberadaan satuan kerja ini terkesan tak terlalau penting. Jika kondisi ini dibiarkan, sangat merugikan pemerintahan Deri Asta - Zohirin Sayuti yang akan berakhir pertengahan tahun ini. Sebab, mobilitas informasi publikasi dan pendokumentasian yang terkoordinasi baik secara internal maupun eksternal akan tersendat penyampaian informasinya ketengah masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Nova Herizon, saat dihubungi diruang kerjanya Kamis (26/1/2023) tidak terlalu merespon berbagai kekurangan fasilitas di satuan kerjanya. Namun secara logika, sebelum membentuk satuan kerja baru, sebaiknya dilengkapi dahulu dengan peralatan kerja dan kelengkapan lain. Saat ini, Satker Kominfo memakai meja kerja peninggalan Bank Nagari yang sudah dilelang dan dalam waktu dekat akan diambil oleh pemenang lelangnya.
"Tapi gak ada masalah, yang penting kami tetap melaksanakan tupoksinya secara baik dalam menyukseskan program perintah melalui penyebaran informasi dan publikasi di mass media termasuk dokumentasi persandian dan jaringan wibesite. Gak ada kamera, punya saya bisa digunakan, kalau butuh kelapangan mobil pribadi saya juga bisa dipakai. Yang penting tugas harus dilaksanakan dengan baik karena itu amanah." Ungkap Nova Herizon.
Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Dr.dr.Ambun Kadri saat dikonfirmasi melalui jaringan whatsApp (26/1) tengah berada di Bandung. Dia merespon singkat masalah yang dilontarkan menyoal kelengkapan kerja dan tidak didukungnya dinas baru ini dengan perlengkapan yang sesungguhnya seperti paralatan alat perekam visual kamera foto dan video. Seperti halnya ketika masih bernama bagian Kominfo persandian dan Humas.
"Walaikumsalam pak yosef. Ibu konform dulu ke Kadis karena pengadaan anggarannya di dinas. DanNanti ibu bicarakan dengan assisten 3. Terima kasih sarannya." Ungkap Sekdako Ambun Kadri, mengkonfirmasi beberapa pertanyaan yang diajukan.
Terpisah, Wakil Walikota Sawahlunto H.Zohirin Sayuti, melalui wawancara doorstop di balaikota setempat (26/1) berkomentar. Dinas Kominfo ini harus didukung dengan kebutuhan peralatan dan fasilitas yang diperlukan sesuai tupoksinya. Dia menyebutkan, rasanya Kominfo sudah punya peralatan kamera dan personil yang cukup dalam mendokumentasikan dan publikasikan program-program pembangunan pemerintahan sekarang.
beritaminang.com menyampaikan bahwa Dinas Kominfo belum punya properti tersebut. Ternyata Wawako Zohirin kaget, mengira personil yang memegang kamera selama ini adalah petugas Dinas Kominfo
Editor : Berita Minang






