IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tim Penilai TP-PKK Lakukan Penilaian Dasawisma Tingkat Kota Padang Panjang

Tim Penilai TP-PKK saat melakukan penilaian di sebuah Dasawisma di Kota Padang Panjang, Rabu (11/1/2023).Foto: Kominfo Padang Panjang
Tim Penilai TP-PKK saat melakukan penilaian di sebuah Dasawisma di Kota Padang Panjang, Rabu (11/1/2023).Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Tim Penilai TP-PKK Kota Padang Panjang laksanakan penilaian Lomba Dasawisma Tingkat Kota Padang Panjang. Sebanyak enam Dasawisma dinilai tim, Rabu (11/1/2023).

Enam peserta lomba ini, merupakan tiga perwakilan dari Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) dan tiga Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT). Yaitu, Tanah Pak Lambik, Koto Panjang, Koto Katik dari PPT dan Balai-Balai, Kampung Manggis, Silaing Bawah dari PPB.

Ketua TP-PKK Kota, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP yang juga bertindak sebagai ketua tim mengatakan, lomba ini merupakan reward untuk para kader yang telah menjadi kader Dasawisma selama ini. Selain itu kegiatan ini juga melihat sejauh mana kemampuan para kader "Dengan lomba ini, kita bisa menyamakan persepsi dan mengetahui apa kekurangan kita," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Penilaian kali ini tidak hanya ekspos yang dinilai, melainkan juga langsung meninjau ke lapangan. Apa yang diekspos oleh setiap wakil kelurahan apakah sama dengan yang ada di lapangan. "Seperti inovasi yang disampaikan, akan dinilai apakah sesuai atau tidak dengan kenyataan lapangan," sebutnya.

Kepada Dasawisma yang terpilih mengikuti lomba ini, Dokter Dian meminta untuk menampilkan hasil dan memaparkan program kegiatan terbaik yang mereka miliki.

"Kita ingin yang terbaik mewakili Padang Panjang di tingkat provinsi. Untuk itu, berikanlah yang terbaik. Apa saja program dan inovasi yang telah dilakukan. Semoga kelurahan yang terpilih nantinya bisa menjadi yang terbaik pula untuk tingkat Provinsi Sumatera Barat," tutur Dian.

Di samping itu, ia juga menyampaikan terkait kasus stunting yang ada di setiap kelurahan. "Kita harap kasus stunting di kota kecil kita ini berkurang, dan setiap kelurahan bahu-membahu untuk mengurangi angka stunting di daerahnya," ujar Dian. (Cigus/Lex)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH