IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Santri SMP Diniyyah Puteri Padang Panjang Diuji Presentasi Tiga Bahasa

Seorang santri SMP Diniyyah Puteri Padang Panjang saat diuji presentasi dengan tiga bahasa, Rabu (11/1/2023). Foto: Humas Diniyyah Puteri
Seorang santri SMP Diniyyah Puteri Padang Panjang saat diuji presentasi dengan tiga bahasa, Rabu (11/1/2023). Foto: Humas Diniyyah Puteri
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Memasuki semester II tahun pelajaran 2023/2024, santri kelas IX MTsS DMP (Diniyyah Menengah Pertama) dan SMP Diniyyah Puteri menjalani berbagai ujian praktek.

Ujian praktek ini digunakan sebagai salah satu syarat kelulusan, termasuk di antaranya ujian presentasi tiga bahasa (Arab, Inggris dan Indonesia) serta ujian Keputrian.

Ujian praktek tersebut digelar pada 9-13 Januari, dimana ujian praktek dimulai dengan Ujian Presentasi Tiga Bahasa. Santri mempersiapkan sendiri makalah dan bahan presentasi yang diujikan serta mempresentasikannya dalam tiga bahasa di hadapan para penguji ahli di bidangnya.

Makalah yang dipersiapkan harus murni hasil karya sendiri dan didapatkan dari riset yang dilakukan. Dapat mencakup berbagai hal, mulai dari sains, sosial budaya, teknologi, fiqih, tafsir, sejarah Islam dan sebagainya.

Kepala Madrasah MTsS DMP, Rasyidah Z. Day, S.Psi berharap dengan adanya ujian praktek ini para santri terlatih untuk dapat membuat makalah yang baik. Mulai dari menentukan judul yang menarik, pembahasan masalah dan solusinya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Tujuan ujian presentasi tiga bahasa ini juga sekaligus menguji kemampuan bahasa santri. Baik dari segi penulisan disertai dengan kemampuan public speaking di depan penguji dan audiens. Juga dapat melihat perkembangan tiga karakter santri Diniyyah Puteri terutama pada karakter cerdas sebagai khalifah serta 18 sikap yang harus dimiliki santri Diniyyah Puteri," ujarnya, Rabu (11/1/2023).

Bersamaan dengan pelaksanaan ujian presentasi tiga bahasa, para santri kelas IX juga tengah disibukkan dengan Ujian Keputrian. Ujian Keputrian menjadi salah satu ujian yang cukup unik namun merupakan sebuah keharusan bagi lulusan Diniyyah Puteri. Karena sudah disesuaikan dengan kurikulum pondok yang selama ini diterapkan.

Dilaksanakan secara berkelompok, ujian ini terdiri dari: Tata Boga, Tata Ruang, Table Set Up, Berkebun, Menjahit, Standar Bersih-bersih, Melipat Baju, Menyetrika, Mencuci dan lain-lain.

Hal ini senada dengan ujian praktek berikutnya yang akan segera dilaksanakan, yaitu ujian praktek ibadah dan penyelenggaraan jenazah. (Lex)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH