Menurut Prof. Rusnardi, hasil ini memberikan informasi penting untuk pembuatan peta guncangan, pemutakhiran peta bahaya, dan pengembangan penanggulangan pencegahan bencana di Padang.
Prof. Dr. Idris, M.Si. adalah guru besar dalam bidang Ekonomi Lingkungan. Prof. Idris menyampaikan bahwa kemajuan teknologi proses berproduksi dan menyebabkan kita tidak bisa lagi memiliki perspektif adanya trade-off antara pembangunan ekonomi dengan kualitas lingkungan hidup.
"Keduanya tidak lagi saling menggantikan, justru bisa saling melengkapi. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa untuk mendukung pembangunan ekonomi, ekstraksi sumberdaya alam masih memegang peranan sangat penting, khususnya di Negara Berkembang seperti Indonesia," jelas Prof. Idris.
Prof. Idris juga mengemukakan bahwa perubahan paradigma dan cara berpikir dalam memandang investasi perusahaan (untuk beralih ke proses produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan), sebagai upaya peningkatan asset (nilai) perusahaan tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. (ET)
Editor :






