Haedar menuturkan keluarga besar Muhammadiyah sangat kehilangan atas wafatnya Yunahar. "Beliau sosok ulama yang mengajarkan pemahaman Al Quran tak hanya berdasarkan teks, tapi juga realitas kehidupan sehingga yang diajarkan selalu menjadi obor semangat bagi umat," ujar Haedar.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Yunahar selama ini juga tercatat sebagai Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) serta pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah periode 2000-2005 dan pada periode 2005-2010 menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah. (MR)
Editor : Berita Minang







