"Sepanjang itu Sungai Batang Hari di bawah (SBH), tidak ada satupun jembatan disana. Padahal banyak penduduk di seberangnya," terang Bupati Muzni Zakaria
Ia meminta agar dapat dibangunkan jembatan yang melintasi sungai nasional tersebut
"Kita meminta setidak-tidaknya ada 2 jembatan disana. Kalaupun tidak bisa permanen, paling tidak jembatan gantung saja, tapi yang bisa dilewati oleh roda dua dan juga roda empat," ujarnya di hadapan Wamen
Bupati juga mengatakan bahwa masyarakat dan pemerintah Solsel sangat berharap agar jangan ada lagi nama "kampung tarandam" yang selalu terendam. Apalagi saat ini Bapak Wamen sudah langsung hadir kesini,"
"Solusi teknisnya tentu kita serahkan kepada kawan-kawan di Balai Sungai, Balai Jalan, dan yang lainnya yang tentu lebih mengerti tentang ini", ujarnya
Permohonan lain yang disampaikan yakni normalisasi dan penguatan tebing sungai, perbaikan jembatan, dan juga relokasi rumah warga yang terdampak
"Senin besok paling lambat, data tersebut sudah ada di meja Bapak Wakil Menteri," janjinya sembari langsung menginstruksikan OPD terkait untuk melengkapinya
Hadir mendampingi kunjungan Wamen tersebut Ketua DPRD Zigo Rolanda, Kajari M. Bardan, Sekdakab Yulian Efi, Kabag Ops Polres Kompol Febgendri, Kasdim 0309/Solok Mayor Inf Hendra Bagus Arioko, Wkl Ketua DPRD Armen Syahjohan, sejumlah anggota DPRD, pimpinan Bank Nagari, dan OPD. Wamen sendiri hadir dengan rombongan Kemen PU&PR beserta Kadis PU Propinsi Sumbar, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan III Padang, dan rombongan lainnya.
(Hms/Je)
Editor :






