Padang Aro, Sebagai bentuk peningkatan pengetahuan dan untuk melihat lansung objek yang dibicarakan dalam pembelajaran teori saat tatap muka dalam kelas, pihak Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Solok Selatan melaksanakan kegiatan studi lapangan.
Artinya murid tidak saja mengetahui apa-apa yang disampaikan oleh guru saat Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas, akan tetapi murid juga diajak melihat atau mengenali lansung apa yang dibahas dikelas.
Dimana program ini adalah implementasi pembelajaran di MIN 1 Solsel, yang tidak hanya secara teoritis saja, akan tetapi ditunjukan secara lansung. Kegiatan pembelajaran di MIN ini kita sebut dengan pembelajaran tematik.
Dimana istilah pembelajaran tematik tersebutpada dasarnya adalah model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna pada siswa.
Sepertinya murid belajar IPS dengan materinya sejarah atau budaya. Setelah materi dipaparkan oleh guru di kelas, murid akan diajak untuk melihat lansung yang berkaitan dengan sejarah tersebut. Misalnya melihat budaya adat istiadat yang ada di Solok Selatan," jelas Kepala MIN 1 Solsel Petra Yandi, S.Hi, Rabu (14/9/2022).
Adapun anak-anak yang melaksanakan program belajar melalui studi lapangan tersebut adalah murid kelas 4,5 dan kelas 6. Sementara jumlah murid MIN saat ini adalah sebanyak 168 orang dengan jumlah 9 Rombel, terdiri kelas 3 sebanyak tiga rombel kelas 2 sebanyak dua rombel.
Intinya, konsep yang tengah dibangun MIN 1 Solsel ini adalah untuk murid agar mengenal dan menanam rasa cinta lingkungan, serta untuk mengenal serta meyakini kekuasaan Allah SWT, " harap Petra Yandi didampingi Koordinator Madrasah, Asmawarni, S. Pdi.
Ada beberapa lokasi kegiatan studi lapangan yang sudah di kunjungi oleh murid di madrasah tersebut, diantaranya kunjungan lapangan ke kawasan Nagari Saribu Rumah Gadang, ke objek Irigasi Balun. (AA)
Editor :






