IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

WBP Rutan Muara Labuh, Optimis Bakal Punya Usaha Baru, Setelah Mendapat Pelatihan

Beberapa rangkaian kegiatan Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Tahap III, Kejuruan Servis Sepeda Motor Konvensional yang dilaksanakan BPVP Padang, dengan di breakdown ke BLK Padang Aro di Rutan.Muarw Labuh, Solsel. Foto dokumen Ridho (pegawai Rutan)
Beberapa rangkaian kegiatan Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Tahap III, Kejuruan Servis Sepeda Motor Konvensional yang dilaksanakan BPVP Padang, dengan di breakdown ke BLK Padang Aro di Rutan.Muarw Labuh, Solsel. Foto dokumen Ridho (pegawai Rutan)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Padang Aro, Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Muara Labuh, Solsel yang tengah mengikuti Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Tahap III, optimis akan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk usaha setelah bebas nanti.

" Ilmu yang diperoleh saat ini, akan menjadi motivasi saya untuk berusaha nanti setelah bebas dari tahanan," ungkap Rahmat Hidayat salah seorang WBP Rutan Muara Labuh, Selasa (6/9/2022).

Menurut Rahmat, dirinya yang merupakan warga dari Pakan Rabaa, Kecamatan KPGD, sebelumnya beraktifitas sebagai petani penyadap karet.

Ia sangat bersyukur telah mendapat kesempatan untuk mengikuti Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Tahap III, Kejuruan Servis Sepeda Motor Konvensional yang dilaksanakan BPVP Padang, dengan di breakdown ke BLK Padang Aro di Rutan ini.

Makanya ia bertekad untuk belajar serius, agar nanti ia akan dapat menjadikan keahlian servis motor ini menjadi usaha baru untuk keberlanjutan pemasukan ekonomi keluarganya," tambahnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Bahkan Dia, siap untuk melanjutkan pembekalan diri melalui pelatihan yang akan dilaksanakan BLK nantinya setelah bebas nanti, jika ilmu yang diperoleh saat berada di Rutan ini masih belum sempurna," pungkasnya.

Sementara itu, instruktur pelatih dari Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Tahap III, Kejuruan Servis Sepeda Motor Konvensional, Syaiful Hac yang berasal dari BLK Komunitas Madrasatul Ulum Sungai Sariak Pariaman itu mengapresiasi para peserta pelatihan yang sangat antusias.

" Ini adalah pengalaman saya yang pertama menjadi instruktur di Rutan, biasanya pelatihan hanya di Balai Latihan Kerja saja," jelasnya.

Menurutnya, setelah memasuki hari ketujuh pelaksanaan pelatihan, sebanyak 16 orang WBP sebagai peserta pelatihan sangat antusias. Semua mereka mendapat giliran masing-masingnya untuk melakukan praktek kegiatan, meski untuk fasilitas praktek hanya ada dua unit kendaraan," tambahnya.

Diakuinya, selama pelatihan ia belum menemukan kesulitan untuk melatih para WBP, hal tersebut dikarenakan semua peserta sangat serius mengikuti tahapan pembelajaran," pungkasnya.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH