Hal itu akan berimbas terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, karena wisatawan yang datang tentu akan membelanjakan uangnya di sini.
Bupati meminta agar kontraktor melaksanakan pembangunan masjid terapung dengan baik dan diawasi secara optimal. Kemudian diharapkan pembangunan masjid terapung itu rampung tepat waktu.
Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Era Sukma Munaf, menyebutkan, pembangunan masjid itu dilaksanakan dengan sistem tahun jamak 2019-2020. Kemudian pembangunan masjid tersebut bakal menghabiskan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 27,5 miliar.
"Diharapkan pembangunan masjid terapung ini akan selesai pada November tahun depan," kata Era Sukma Munaf.
Luas lahan pembangunan masjid 1795 M2, serta fasilitas yang dibangun antara lain, bangunan inti yakni tempat salat dengan kapasitas 300 jemaah, selasar, 2 menara setinggi 32 meter dan taman.
RND Editor : Berita Minang






