DHARMASRAYA - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Dharmasraya menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-37 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Dharmasraya di Pulau Punjung, Jumat (29/7/2022).
Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2022 pada 23 Juli 2022 mengambil tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju". Melalui tema ini diharapkan anak Indonesia pada situasi pascapandemi Covid-19 terus terlindungi fisik, jiwa, dan mendapatkan hak-hak, seperti hak belajar, bermain, dan bergembira.
Ketua Himpaudi Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska, menyebutkan peringatan HAN digelar dengan semangat dalam upaya membangun kreativitas anak, percaya diri anak, semangat kerjasama, dan kesatuan serta semangat berkompetisi anak dengan menciptakan persaingan yang sehat.
"Bunda sangat berbahagia dapat bertemu hari ini, bunda melihat anak-anak Dharmasraya ceria dan bergembira hari ini, bunda senang melihat kalian semua tersenyum dan riang gembira," ujarnya.
Dewi Lopita berharap momentum hari anak nasional dapat meningkatkan kepedulian setiap individu, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha akan pentingnya tugas dan peran masing-masing dalam pemenuhan hak anak.
"Saat ini banyak tantangan dalam menjaga dan mendidik anak, hari ini kita masih mendengar anak yang belum memiliki dokumen akte dan KIA, anak dengan mudah mengakses pornografi, terjadi kekerasan terhadap anak, anak berkebutuhan khusus tidak terpenuhi haknya, hingga ada anak kita yang sudah terpengaruh narkoba, tentu hal ini perlu dicegah dan disikapi secara bijak," ungkapnya.
Menurutnya tantangan terhadap anak dapat dicegah dengan lingkungan yang kondusif mulai dari keluarga (orang tua) sebagai madrasah pertama yang akan melahirkan anak-anak yang berkarakter dan beraklak mulia dimasa akan datang.
Dewi berpesan mari bersama bantu anak-anak Dharmasraya agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui asuhan keluarga yang berkualitas.
"Karena baik buruknya keluarga akan menjadi cerminan bagi masa depan anak, begitu juga baik buruknya seorang anak tergantung dari pola pengasuhan dari lingkungan dan keluarga," bebernya.
Editor :






