IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wawako Bukittinggi Ikut Mensosialisasikan Pentingnya Pemberian ASI Ekslusif Pada Bayi

AIMI Sumbar dan BPA sosialisasikan pemberian ASI ekslusif kepada bayi di plataran Jam Gadang Bukittinggi.
AIMI Sumbar dan BPA sosialisasikan pemberian ASI ekslusif kepada bayi di plataran Jam Gadang Bukittinggi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi bersama Nurna Eva Karmila Marfendi, hadiri dan turut memberikan motivasi kepada masarakat pada kampanye pentingnya memberikan ASI ekslusif kepada bayi.

Kompanye yang bertajuk sosialisasi pemberian ASI eksluif itu,digelar Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumbar dan Bukittinggi Peduli ASI (BPA) dalam rangka memotivasi pengunjung dan warga Bukittinggi untuk memberikan ASI ekslusif kepada bayi.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pelataran Taman Jam Gadang, Minggu (19/06).

Wawako Marfendi sepakat menyebut pemberian ASI oleh ibu kepada bayi merupakan ibadah yang tidak ternilai harganya. ASI tidak bisa digantikan dengan produk susu formula manapun,katanya.

"ASI sangat menentukan tumbuh kembang anak. Anak-anak yang mendapatkan ASI secara ekslusif akan tumbuh dan memiliki kepribadian yang berbeda dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapatkannya. Oleh karena itu Pemko Bukittinggi bersama ibu-ibu Pokja 4 PKK siap mendukung upaya sosialisasi ini. Semoga angka stunting di Kota Bukittinggi juga dapat segera diturunkan semaksimal mungkin," Ujar Marfendi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Selain memotivasi pengunjung jam gadang dengan orasi seputar ASI, juga digelar konsultasi gratis seputar ibu dan anak, pemberian dukungan berupa tandatangan, dan tips menyiapkan makanan pendamping ASI.

Sementara dr. Metrizal, salah satu dokter spesialis di Kota Bukittinggi,juga memberikan motivasi kepada para ibu-ibu dan menyampaikan,agar ASI ekslusif diharapkan kepada bayi minimal selama enam bulan, setelah itu baru berikan makanan pendamping yang sehat dan bergizi,jelasnya.

"Dalam Islam, itu harus dilakukan. Manfaatnya besar, bayi tumbuh kembangnya sempurna, dan bayi akan cerdas. ASI adalah makanan paling nomor satu, mengandung zat pangan cukup, dan belum mampu dibuat tandingannya oleh manusia," ujarnya.

"Sebagian besar penderita kanker payudara, kanker rahim yang datang konsultasi ke kami, itu disebabkan juga karena mereka tidak memberikan ASI kepada bayinya," lanjut Metrizal.

Senada, dr. Rahmi Yetti, dokter spesialis anak, menjelaskan, ASI, merupakan anugrah terindah di dunia, semoga ibu dan ayah kompak mendukung agar ASI ekslusif terealisasi sampai anak berusia 2 tahun.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH