SOLOK, KACANG- Lebaran Idhul Fitri 1443 H terasa kentalnya dalam menautkan tali silaturahmi antara keluarga, sahabat, dan komunitas. Hal itu dirasakan sejumlah payung suku di nagari Kacang, Kec.X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, yang melakukan pertemuan silaturahmi untuk merekat hubungan antar mereka bersaudara dan bersuku yang sama.
Seperti yang dilakukan suku IV Ninik dibawah payung Suharmen Dt.Tan Ma'lam. Ada sekitar 120 orang anak kemanakan dan urang sumando dari suku ini berkumpul dan bermusyawarah memperkuat komunikasi dan jalinan kesukuan sesuai amanah yang telah digariskan para leluhur penghulu Dt.Tan Ma'klam.
Zulhadi, alias Johem, salahsatu penggagas pertemuan silaturahmi suku IV Ninik payung Dt.Tan Ma'lam kepada beritaminang.com di Mushalla Nurul Iman, Jorong Tembok, Nagari Kacang, mengatakan, di hari fitri Idhul Fitri 1443 H inilah momentum silaturahmi itu harus dibangun. Tujuannya adalah, menautkan ikatan persukuan dalam membangun komunitas yang dapat berkontribusi dalam pembangunan, baik nagari, maupun ke internal dunsanak-dunsanak yang ada dalam kelompok kecil suku IV Ninik yaitu payung Datuak Tan Mak'lam.
"Kami sudah membangun komunikasi antar keluarga payung suku IV Ninik dibawah payung Datuak Tan Ma'lam. Alhamdulillah, di hari yang Fitri ini kami berkumpul bersama untuk bermusyawarah dan bertukar pikiran kira-kira apa yang bisa di distribusikan untuk membangun kampung halaman dan keluarga di payung suku Datuak Tan Ma'lam. Inilah momentumnya." Tutur Johem, yang juga Kepala Jorong Tembok tersebut.
"Saya sangat mengapresiasi kekompakan yang telah dibangun anak kemenakan dan urang sumando. Ini membuktikan kita mampu menjalankan amanah para leluhur suku IV Ninik untuk selalu kompak dan saling berbagi informasi dan kepedulian. Dengan cara ini, silaturahmi bisa lebih kokoh dan dapat menjadi pemicu pertemuan-pertemuan lainnya oleh saudara kita dari suku-suku lain. Teruskan kerjasama ini, mari berkontribusi untuk bangun negeri dan lingkungan komunitas kita di payung Datuak Tan Ma'lam ini " pungkas Suharmen dengan nada datar.
Pertemuan disudahi dengan sholat Zuhur dan makan bersama. Setelah itu peserta kembali ketempatnya masing-masing dengan harapan pertemuan di Idul Fitri tahun depan dibuat acara yang sama dengan format acaranya lebih mengena. Iyos
Editor :






