IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

DPP SAS Kembali Ketangan Syamsudin Mukhtar, Keputusan Mubes Jadi Ladang Amal

Suasana penghitungan suara pemilihan Ketua Umum SAS Periode 2022-2026 yang dimenangkan H.Syamsudin Mukhtar dengan meraih 51 suara melalui pemungutan hari ini (5/5) di Gedung Serba Guna Nagari Sulit Air. Foto : Indra Yosef D.
Suasana penghitungan suara pemilihan Ketua Umum SAS Periode 2022-2026 yang dimenangkan H.Syamsudin Mukhtar dengan meraih 51 suara melalui pemungutan hari ini (5/5) di Gedung Serba Guna Nagari Sulit Air. Foto : Indra Yosef D.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SOLOK, SULIT AIR - H.Syamsudin Muhktar, alias Syamruci, tak mampu membendung air mata kebahagian karena dipercaya untuk kedua kalinya memimpin organisasi perikatan nagari "kelas dunia" Sulit Air Sepakat (SAS) melalui sidang pleno pemilihan Mubes SAS ke XXIII di Gedung Serbaguna Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (5/5)2022).

Pengusaha tajir, namun sederhana ini tak pernah membayangkan kemenangan diraihnya sebab, dia tak pernah mencalonkan diri sebagai kandidat, tapi justru mayoritas 60 pemilik suara DPC di seluruh Indonesia termasuk DPC SAS Melborne Australia memberikan 51 suara kemenangan atas calon lainnya, Armet, Roberto Dt.Mantiko Sati, Erwin Nurdin Dt.Pono Kayo, Repdizon AB, masing-masing memperoleh 1 suara, dan Dr. Yan Hiksas Dt.Tanali dengan mengantongi 2 suara.

Sistim pemilihan Ketua DPP SAS sesuai menurut AD/ART SAS, setiap perwakilan cabang SAS memiliki hak suara yang diberikan secara one man one vote. Ada 60 cabang hadir dalam prosesi pemilihan tersebut, namun 3 suara batal tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga suara sah dalam pemilihan itu hanya berjumlah 57 dan 51 suara jadi milik H.Syamsudin Mukhtar. Dengan kemenangan telak itu, secara aklamasi, pengusaha rendah hati ini kembali mengukir kepercayaan untuk kedua kalinya periode 2022-2026.

Suasana pemilihan Ketum DPP SAS saat itu berjalan demokratis, tak ada tekanan dan mobilisasi yang mengarahkan pemilik suara untuk memilih salahsatu calon pesanan. Dari pantauan beritaminang.com tampak peserta antusias menggunakan hak suara ditengah adanya sinyalemen akan muncul gangguan dari kubu DPP SAS hasil Mubes SAS XXIII Tahun 2021 yang dinilai "abal-abal" ingin membuyarkan Mubes SAS XXIII saat ini yang sesuai menurut AD/ART SAS yang sah.

Hal ini terlihat diluar ruangan sidang pleno pemilihan suasana sedikit tegang penuh kecurigaan apalagi banyaknya aparat kepolisian berpakaian dinas dan sipil berjaga-jaga mengantisipasi kebenaran sinyalemen tersebut. Namun hingga selesainya pemilihan Ketua Umum SAS yang dimenangkan H Syamsudin Mukhtar kondisi tetap aman dan kondusif.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ketua DPP SAS terpilih H.Syamsudin Mukhtar melalui wawancara khusus dengan wartawan cyber beritaminang.com mengatakan, kemenangan yang diraihnya adalah milik masyarakat SAS diseluruh cabang dan Nagari Sulit Air. Dia sangat berterima kasih atas dukungan suara yang diberikan, padahal dia tak pernah berpikir soal kemenangan melainkan bagaimana proses demokratisasi dan musyawarah yang tumbuh berkembang ditubuh SAS harus tetap dipertahankan.

Dia sangat menghormati perbedaan, karena perbedaan menurutnya adalah sebuah dinamika untuk mencari sebuah keputusan yang menyatukan di akhir sebuah perjuangan untuk membangun organisasi dan kampung halaman. Untuk itu dia sangat menghormati seluruh tokoh seperti para penghulu, ninik mamak, dan pemangku kepentingan lainnya.

Terkait rencana program jangka pendeknya, H.Syamsudin Mukhtar berencana melakukan konsolidasi kedalam untuk menyusun personil yang akan mengisi struktur DPP SAS periode 2022-2026 untuk menjalankan organisasi sesuai hasil kesepakatan Mubes SAS XXIII yang baru dituntaskan hari ini. Dia bersyukur dan apresiasi seluruh panitia mampu bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI dalam mengamankan jalannya mubes sehingga hasilnya memberi rasa aman dan kondusif.

"Jujur saya katakan, saya tak pernah menduga dan bermimpi untuk menjadi Ketum DPP SAS kedua kalinya, tapi peserta Mubes masih mempercayainya dan ini saya anggap sebuah kehormatan dan yang tak boleh dikesampingkan. Sebab, bagi saya mengabdi di organisasi ini adalah ladang amal demi SAS yang lebih baik dan maju membangun sumber daya yang dimiliki perantau dan masyarakat di kampung halaman. Dan saya tak ingin SAS dijadikan ajang politik praktis tapi SAS adalah tempatnya belajar politik." Pungkasnya.

Setelah struktur organisasi DPP SAS terisi dia siap menjalankan visi misi yang di rumuskan Mubes diantaranya masalah kegiatan keagamaan dan pengajian Islam serta program kegiatan lainnya harus tetap berjalan. Indra Yosef D

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH