IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemprov Sumbar Prediksi 1,8 Juta Perantau Pulang Kampung Lebaran, Ini Persiapannya

Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy pimpin rapat persiapan mudik.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy pimpin rapat persiapan mudik.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka kesiapan menghadapi mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022. Rapat dipimpin Gubernur Sumbar, Mahyeldi, di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jl. Sudirman, Padang, Jumat (15/4/2022).

Rakor juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Sekda, Asisten, Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar, Ketua BPPD Sumbar dan tim TPSM Sumbar. Agenda utama pada rakor ini adalah membahas berbagai persiapan segala sektor yang ada di Provinsi Sumbar, khususnya menyambut sekitar 1,8 juta perantau yang akan pulang kampung.

"Dalam rangka menyambut itu semua, perlu dipersiapkan segala sesuatunya menghadapi kunjungan lebaran oleh perantau, wisatawan dan bagi yang mengambil cuti lebaran untuk pulang ke Ranah Minangkabau. Juga saya minta kepada OPD terkait, agar mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait untuk menertibkan semua peminta sumbangan di jalan raya dengan dalih apapun yang mengganggu perjalanan," ungkap Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi saat memimpin Rapat.

Dalam rakor tersebut Gubernur meminta kepada semua pihak para pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya. Semua OPD terkait diinstruksikan agar paling lambat tanggal 18 April 2022 telah berkoordinasi dengan Kabupaten dan Kota dan telah ada hasil kongkritnya untuk kesiapan penyambutan perantau.

Khusus kepada Dinas BMCKTR agar memperbaiki jalan yang rusak dan menyiapkan alat-alat berat di titik-titik yang berpotensi longsor.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Termasuk juga merapikan jalan di sepanjang kewenangan kita, kalau bisa di setiap perbatasan dibersihkan, kapan perlu dibuat ucapan selamat datang dengan spanduk di semua perbatasan Sumatera Barat, sehingga perantau merasa senang dan nyaman pulang ke Sumbar," kata Gubernur.

Kenyamanan destinasi wisata juga mendapat perhatian khusus Gubernur. Antara lain penataan parkir dilokasi wisata, toilet yang representatif, tempat sholat yang bersih, soal sampah, potensi kemungkinan pungli dan pemalak di lokasi wisata, termasuk adanya kepastian tarif makanan yang jelas di restoran.

"Agar perantau merasa nyaman pulang kampung, mari pastikan dilokasi wisata terbebas dari hal-hal yang dapat merusak kepariwisataan kita. Antara lain soal ketersediaan dan kebersihan toilet, adanya tempat sholat yang bersih, penyediaan tempat sampah yang cukup, ketertiban perparkiran, pastikan kemungkinan pungli dan atau pemalakan tidak ada. Termasuk juga diminta kepada restoran atau rumah makan baik dilokasi wisata atau dimanapun membuat daftar harga, sehingga tidak muncul persoalan dibelakang hari. Soal harga makanan di restoran ini dulu pernah jadi persoalan dan saya tidak ingin peristiwa itu terulang lagi. Kepada semua pihak, agar segera berkoordinasi, termasuk juga saya minta Badan Promosi Pemerintah Daerah (BPPD) agar berperan memsosialisasikan hal ini kepada semua pihak, sehingga para perantau merasa nyaman pulang kampung" tegas Gubernur kepada semua yang hadir.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy juga mengusulkan agar dibuat buku panduan mudik Sumatera Barat dalam bentuk PDF, yang nantinya bisa disebarkan di seluruh aplikasi chat dan media sosial.

Buku panduan itu juga nanti akan dibuat Barcode nya, akan ditempel di setiap perbatasan dan tempat peristirahatan dimana para wisata bisa melihat, dan scan di smartphone.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH