IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Walau Dinilai Gempa Sudah Melemah, BMKG Minta Tetap Waspadai Hujan dan Longsor

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat jumpa pers.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat jumpa pers.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pasaman Barat - Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (25/2) lalu sudah mulai melemah. Karena puncak gempa bumi tektonik tersebut sudah mengalami puncaknya pada 6,2 magnetudo, walaupun sudah ratusan kali terjadi gempa susulan, namun hanya 8 kali yang di rasakan oleh masyaratlrakat.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat jumpa pers mengatakan jika gempa bumi tektonik adalah jenis gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng plat tektonik.

Gempa ini terjadi karena besarnya tenaga yang dihasilkan akibat adanya tekanan antar lempeng batuan dalam perut bumi. Gempa bumi ini adalah jenis gempa yang paling sering dirasakan, terutama di Indonesia.

"Jadi posisi lempengan itu jika sudah menempati yang pas, maka gempa diharapkan sudah berhenti. Karena puncak gempa tektonik itu hanya satu kali,"katanya 2 maret 2022

Dari hasil data dan penelitian yang dilakukan oleh tim, Gempa dinilai sudah mulai melemah tersebut tidak membahayakan seperti gempa yang terjadi beberapa waktu lalu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Makanya, lanjut Dwikorita Karnawati jika masyarakat kembali ke rumah yang rumah tidak rusak sudah bisa. Namun, yang perlu menjadi perhatian semua pihak adalah kondisi cuaca.

"Yang perlu di waspadai setelah gempa ini adalah potensi longsor yang materialnya tersapu oleh air hujan yang masih teronggok di lereng gunung. Jika diguyur hujan akan mengikuti aliran sungai, jika aliran sungai itu tersumbat maka akan mencari tempat aliran lain. Takutnya akan mengenai rumah warga,"katanya.

Untuk pengamanan banjir, lanjutnya bagi warga yang tinggal lebih kurang 200 meter dari bibir sungai diharapkan tidak perlu resah, tetap dirumah dan jangan panik.

(de)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH