PASAMAN - Pasca bencana alam gempa bumi dan longsor yang terjadi di Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, tidak sedikit warga yang kehilangan tempat tinggalnya. Dari informasi yang didapat, tak kurang dari 500 rumah yang mengalami kerusakan berat, data ini berkemungkinan akan terus bertambah.
Menanggapi kejadian ini, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Bustomi, S.E., M.M., meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman segera membangun hunian sementara untuk masyarakat terdampak.
"Kalau untuk logistik, kita melihat sudah tidak sedikit bantuan yang berdatangan dari berbagai Kabupaten, Pemerintah Provinsi, parpol, bahkan dari organisasi lainnya. Tentunya, kita sangat berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu saudara-saudara kita Malampah. Tapi kepada Pemerintahan Kabupaten, kita dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pasaman meminta agar segera membangunkan hunian sementara," ungkapnya saat ditemui media, Minggu (06/03).
"Hunian sementara ini sangat penting, agar masyarakat terdampak bisa kembali merasa aman dan nyaman agar mereka bisa kembali beraktivitas normal seperti dulu sebelum gempa. Untuk itu, Pemerintah harus mencarikan lokasi yang bisa digunakan untuk dibuatkan rumah hunian sementara sampai rumah mereka bisa kembali diperbaiki. Mungkin kita semua ingatkan hunian sementara ini juga pernah dibuatkan Pemerintah saat gempa di Muaro Sipongi 2006," imbuhnya.
Ketua DPRD Kabupaten Pasaman juga meyakini Pemkab Pasaman bisa untuk melakukan itu.
"Saya yakin pemerintah daerah hari ini di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman Bapak H. Benny Utama bisa melaksanakan itu karena beliau pasti tahu dampak bencana gempa Bumi dan longsor di Nagari Malampah membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk pemulihannya. Tidak mungkin masyarakat kita, kita biarkan tinggal di tenda darurat, dan saya sebagai ketua DPRD siap untuk mendukung program pemerintah untuk pemulihan pasca gempa ini," tutup Bustomi. (MAL)
Editor :






