SAWAHLUNTO- Korban Gempa M 6,2 Pasaman terus memperoleh empati luar biasa dari berbagai daerah. Tidak hanya dari pemerintah, tapi juga dari komunitas dan organisasi sebagai bentuk dukungan keprihatinan. Salah satunya dari Ikatan Keluarga Pasaman Kota Sawahlunto memberi andil mengirim bantuan 6 ton beras dan lebih 120 juta uang tunai untuk meringankan penderitaan yang dialami korban gempa tersebut.
"Secara spontan kami sangat berempati kepada korban gempa magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat lalu dengan menggalang pengumpulan bantuan keprihatinan atas penderitaan para korban. Alhamdulillah seluruh bantuan yang diperoleh Senin pagi ini kami berangkatkan menuju 1 truk colt diesel menuju Kabupaten Pasaman dan 8 mobil picup bak terbuka ke Kabupaten Pasaman Barat." Imbuh Ketua Ikatan Keluarga Pasaman (IKP) Kota Sawahlunto Jhon Reflita yang biasa disapa Jhon BMK ini kepada beritaminang.com, Senin pagi (28/2/2024).
Jhon mengutarakan, jenis bantuan lain selain beras 3 ton yang dikirim dari Sawahlunto adalah, 300 dus air mineral dan 300 dus mie instan. Masing-masing logistik itu dikirim untuk Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat yang terdampak gempa.
Ketua IKP yang baru dikukuhkan ini menambahkan, bantuan ke Kabupaten Pasaman akan diserahkan keposko bantuan kemanusiaan resmi yang dikelola Pemerintah setempat. Atau jika dibolehkan melalui koordinasi dengan pihak posko pihaknya siap mendistribusikan kelokasi yang terparah mengalami kerusakan akibat gempa dahsyat dua hari lalu itu.
Sedangkan untuk bantuan yang ke Kabupaten Pasaman Barat langsung dipimpinnya sendiri dengan belasan anggota rombongan. Dia berharap dapat diizinkan pihak posko resmi pemerintah untuk bisa mengakses masuk ke nagari paling terdampak parah gempa. Untuk itu lanjutnya, dia akan coba selalu berkoordinasi secara intensif dan akan menghormati pola pemberian bantuan langsung ke korban terdampak untuk menghindari insiden berebut bantuan.
Melalui portal berita ini Jhon Reflita mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berempati, yakni manajemen CV BMK, CV PSPN , PT DASRAT, Syafwan Efendi anggota DPRD Sawahlunto, dan Ramon Liadi Anggota DPRD Sawahlunto serta seluruh pihak yang peduli bantuan kemanusiaan ini. (Iyos)
Editor :






