IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pasca Gempa, Ribuan Warga Mudiak di Nagari Kajai Pasbar Butuh Bantuan

Suasana di pengungsian korban gempa Masyarakat Mudiak Simpang dan Tombo Ambu Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat. Foto: Ade MS
Suasana di pengungsian korban gempa Masyarakat Mudiak Simpang dan Tombo Ambu Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat. Foto: Ade MS
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pasaman Barat - Pasca Gempa 6,2 SR Jumat (25/2) pagi, Ribuan sangat membutuhkan bantuan berupa Makanan cepat saji, Minuman, tenda, Selimut , obat-obatan dan susu Formula untuk bayi dan kebutuhan lainnya.

Penelurusan wartawan Yang lansung ke lokasi Bencana, terlihat sejumlah warga mendirikan tenda-tenda darurat, dikarenakan rumahnya mengalami rusak berat, sehingga tidak aman untuk ditempati.

Dari pantauan lansung di Timbo Ambu yang paling terdampak atas bencana ini, diperkirakan ada sekitar Seribu Jiwa (1000) mengungsi dan mendirikan tenda.

Salah seorang Tokoh pemuda setempat Joel Pasbar, menyampaikan hingga Jumat sore, warga yang mengungsi di tempat tersebut diakuinya diperkirakan ada Seribu Jiwa.

" Kami saat ini hidup di tenda seadanya, dan saat ini kami sangat butuh bantu berupa Tenda pengungsian, karena tenda ini tidak cukup dikarenakan jumlah warga yang begitu banyak", ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dikatakannya, selain itu, juga sangat dibutuhkan makanan, minuman, obat-obatan , selimut, susu formula dan selimut serta kebutuhan lainnya.

" Saat ini kami saat ini sangat butuh bantuan tersebut, mohon kepada pemerintah segeralah salurkan bantuannya, karena hingga sore kami masih minim kebutuhan," ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini korban tak memiliki apapun, karena saat Gempa semua berlarian sehingga tak bisa menyelamatkan barang-barang, dan untuk kembali ke rumah warga merasa takut akibat gempa susulan terus terjadi.

( de)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH