Gubernur Sumbar dan Rektor Prof. Ganefri, Ph.D. Hadiri Pelantikan WR II UNP Menjadi Pangulu Andiko

PENDIDIKAN-1201 hit

Penulis: ET | Editor: Medio Agusta

MANINJAU - Minggu (16/1) pagi ini, Gubernur Sumatera dan Rektor Prof. Ganefri, Ph.D. menghadiri pelantikan Wakil Rektor II Universitas Negeri Padang,
Prof. Ir. Syahril, M.Sc., Ph.D. Dt. Rajo Limo Koto, menjadi Pangulu Andiko Dt. Manindiah Nan Basa dan pelantikan Z. Mirsal Dt. Mangkudun Sati menjadi Pangulu Andiko Dt. Rajo Endah di Kenagarian Maninjau, Kabupaten Agam.

Kegiatan pelantikan atau acara batagak Pangulu Kaum Suku Tanjuang Kenagarian Maninjau Kabupaten Agam tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Rektor dan Ketua Senat Akademik Universitas Negeri Padang, Wakil Rektor, Dekan, Pimpinan Universitas Negeri Padang, Bupati dan Pimpinan Kabupaten Agam, Pangulu serta Datuak dan tokoh masyarakat di Kenagarian Maninjau.

Pada pelantikan tersebut, Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. untuk mewakili masyarakat dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Pangulu yang dilantik di Kenagarian Maninjau yang mengemban tugas yang berat dan mulia untuk kaumnya.

Baca Juga


"Atas nama pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang mengucapkan selamat kepada Prof. Ir. Syahril, M.Sc., Ph.D. Dt. Rajo Limo Koto manjadi Pangulu Andiko Dt. Manindiah Nan Basa karena Prof. Ir. Syahril, M.Sc., Ph.D. adalah juga sebagai Wakil Rektor II Universitas Negeri Padang selama dua periode," tambah Prof. Ganefri, Ph.D.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Prof. Ir. Syahril, M.Sc., Ph.D. Dt. Rajo Limo Koto manjadi Pangulu Andiko Dt. Manindiah Nan Basa dan pelantikan Z. Mirsal Dt. Mangkudun Sati menjadi Pangulu Andiko Dt. Rajo Endah.

"Pengangkatan Pangulu di Kanagarian Maninjau secara khusus semakin lebih kuat untuk membimbing anak kemenakan di Minangkabau, Sumatera Barat," Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Lebih lanjut kata, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, semenjak reformasi melalui perda kita memperkuat kearifan lokal seperti program babaliak ka nagari dan memperkuat pemerintahan nagari.

"Ikatan dan hubungan sosial sangat kuat di kenagarian sehingga kekuatan ini perlu dikembangkan dan diharapkan berdampak terhadap dimensi kehidupan lainnya seperti hal ekonomi masyarakat atau kesehatan masyarakat," tambah Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Selain itu, kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, pemimpin seperti Pangulu dalam masyarakat Minangkabau, perlu banyak berkomunikasi dengan banyak orang, sabar mendengarkan pendapat orang lain, dan juga perlu melakukan kegiatan bermusyawarah. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru