PADANG - Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Studi Kasus dan Berbasis Proyek Kelompok. Kegiatan yang diikuti oleh dosen-dosen Prodi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia ini dilaksanakan pada Kamis (2/12) di Rumah Tamu UNP Lubuk Minturun Padang.
Pada kesempatan itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FBS Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Syahrul, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan lokakarya ini dilaksanakan dengan dana hibah prodi dari UNP karena Program Studi mendapatkan penghargaan prodi berprestasi tahun 2021.
"Untuk itu, dana hibah tersebut harus harus diserap dalam bentuk kegiatan lokakarya Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis OBE yang diharapkan bermanfaat untuk pengembangan perkuliahan pada masa datang," jelas Prof. Dr. Syahrul, M.Pd.
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd. M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan narasumber Dr. Aisyiah, M.Pd. dosen Program Studi Pendidikan Sejarah, FIS UNP yang juga dosen yang telah mengikuti pelatihan yang sama di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung pada beberapa bulan lalu.
"Kegiatan lokakarya ini sesungguhnya bermanfaat untuk menyusun perangkat pembelajaran yang diharapkan oleh Program MBKM dan untuk menunjang Indikator Kinerja Utama Universitas Negeri Padang dan Program Studi sesuai harapan Kemendikbud Riset dan Teknologi Republik Indonesia," jelas Prof. Dr. Ermanto, S.Pd. M.Hum.
Narasumber lokakarya ini, Dr. Aisyiah, M.Pd. menyampaikan bahwa tantangan pendidikan abad 21 adalah peran dan strategi dalam menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia kerja dan kebutuhan inovasi.
Untuk itu kata Dr. Aisyiah, M.Pd., salah satu pendekatan yang digunakan untuk mewadahi pendidikan abad 21 adalah pendekatan pembelajaran berbasis Outcome Based Education yang disingkat dengan OBE. (MR)
Editor :






