BUKITTINGGI - DUABELAS Kepala Keluarga yang selama ini tinggal di Rumah Tidak Layah Huni ( RTLH) sudah bisa bernafas lega. ke 12 unit RTLH itu, berada di Kelurahan Pakan Kurai dan Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, mendapat program bedah RTLH dari dana CSR PT Sarana Multigriya Finansial (Persero),sebuah BUMN yang bergerak dalam bidang pembiayaan infrastruktur.
Pelaksanaan bedah RTLH itu memakan waktu hampir 1 tahun 7 bulan yang dimulai peletakan batu pertamanya Maret 2020 silam dengan dana lebih kurang Rp 1 Miliyar.
Pelaksanaan bedah RTLH itu selesai dikerjakan dan telah diserahterimakan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) kepada Pemerintah Kota Bukittinggi pada Senin (29/11).
Acara serah terima itu, dipusatkan di kelurahan Pakan Kurai. Walikota Bukittinggi H. Erman Safar, SH menerima secara simbolis didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Bukittinggi Ny. Fiona Erman Safar dari Direktur PT Sarana Multigriya Finansial, disaksikan perwakilan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Balai Pemukiman Sumatera Barat Zuherman , ST, Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda, Kepala SKPD, tokoh masyarakat beserta tamu undangan lainnya.
Setelah itu, Walikota Erman Safar langsung menyerahkan rumah tersebut kepada pemilik masing-masing.
Walikota Erman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT Sarana Multigriya Finansial, BUMN yang berada di bawah Kementerian Keuangan RI, yang telah menyalurkan dana CSR-nya untuk program bedah rumah di Kota Bukittinggi.
"Rasa kesatuan Indonesia-lah yang mengalirkan CSR dari PT Sarana Multigriya Finansial dalam (bentuk) program bantuan bedah rumah ke Bukittinggi. Program ini memang sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat," ujar Wako Erman Safar.
Sementara Dalam sambutan tertulisnya Dirjen Cipta Karya, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Kementerian PUPR yang dibacakan Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Prov. Sumbar, Zuharman, S.T menyampaikan, kolaborasi antara Pemko Bukittinggi, PT Sarana Multigriya Finansial dan Ditjen Cipta Karya-Kementerian PUPR ini, merupakan wujud nyata kepedulian para pihak dalam mewujudkan lingkungan serta hunian yang layak bagi masyarakat.
Dirjen Cipta Karya berharap program ini dapat dikembangkan di masa yang akan datang, sehingga kota/kabupaten lainnya dapat mencontoh komitmen pemerintah dalam menangani kawasan permukiman yang dibangun,katanya.
Editor :






