Hari Ini Universitas Negeri Padang Kukuhkan Tiga Guru Besar

PENDIDIKAN-673 hit

PADANG - Pada Senin (29/11) pagi ini, Universitas Negeri Padang mengukuhkan sebanyak tiga orang guru besar yang diselenggarakan
dalam rapat Senat Terbuka bertempat di Auditorium Kampus UNP Air Tawar Padang. Upacara pengukuhan guru besar ini dilaksanakan secara luring dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan secara virtual.

Ketiga guru besar Universitas Negeri Padang yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D. (Dosen Fakultas Pariwisata dan Perhotelan)
guru besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Kewirausahaan; Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si., CEIA (dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) guru besar dalam bidang Ilmu Fisika Kimia Lingkungan, dan Prof. Dr. Marlina, S.Pd., M.Si. (Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan) guru besar dalam bidang Ilmu Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus.

Pada kesempatan itu, Ketua Senat Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd. menyampaikan bahwa jabatan fungsional guru besar adalah jabatan akademik tertinggi dan penambahan jumlah guru besar pada tahun ini sangat penting untuk transformasi UNP sebagai PTNBH.

Baca Juga


Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada ketiga guru besar beserta yang dikukuhkan beserta keluarga yang hadir secara langsung dan secara khusus dapat pula mengukuhkan istri tercinta Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd. dosen Fakultas Pariwisata dan Perhotelan.

"Dengan pengukuhan tiga guru besar ini berarti Universitas Negeri Padang memiliki sebanyak 73 guru besar aktif hingga saat ini dan pengukuhan guru besar ini sangat penting untuk memajukan Universitas Negeri Padang yang sudah berstatus PTNBH," jelas Prof. Ganefri, Ph.D.

Lebih lanjut kata Prof. Ganefri, Ph.D. mengemukakan bahwa dosen yang sudah menjadi guru besar semakin memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar sebagai seorang intelektual serta tugas utama seorang intelektual adalah bertanggung jawab menyampaikan suatu kebenaran yang harus diuji melalui prosedur ilmiah.

Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D. menyampaikan pidato pengukuhan guru besar berjudul "Smart Entrepreneur Model untuk Akselerasi Lulusan Pendidikan Tinggi yang Berkualitas dan Berdaya Saing".

"Smart Entrepreneur Model layak dijadikan pedoman oleh perguruan tinggi yang menyusun program untuk menghasilkan lulusan yang dapat mengembangkan diri menjadi wirausahawan mandiri pada Era teknologi dan globalisasi," jelas Prof. Dra. Asmar Yulastri, M.Pd., Ph.D. dosen Fakultas Pariwisata dan Perhotelan.

Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si., CEIA guru besar dalam bidang Ilmu Fisik Kimia Lingkungan menyampaikan pidato pengukuhan guru besar berjudul "Tantangan Keberlanjutan Lingkungan Hidup, Refleksi, dan Outlook Abad 21 Mikroplastik Menjadi Ancaman Dunia".

"Persoalan lingkungan makin meningkat seiring dengan lajunya pertambahan penduduk, produk sampingan limbah menjadi masalah krusial yang berkorelasi dengan pengurasan sumber daya alam," jelas Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si., CEIA. dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Prof. Dr. Marlina, S.Pd., M.Si. guru besar dalam bidang Ilmu Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus menyampaikan pidato pengukuhan guru besar berjudul "Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Upaya Pemenuhan Aksebilitas Psikologis Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif".

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Marlina, S.Pd., M.Si. dosen Fakultas Ilmu Pendidikan menjelaskan bahwa praktik penyelenggaraan pendidikan inklusi yang aksesibel bagi semua peserta didik sudah menjadi keharusan dan dibutuhkan komitmen yang tinggi untuk melaksanakan pendidikan yang bermutu. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru