FBS UNP Selenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Internasional untuk Calon Guru Besar

PENDIDIKAN-187 hit

PADANG - Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Pelatihan Artikel Jurnal Internasional untuk dosen-dosen untuk calon Guru Besar pada Jumat (26/11) bertempat di Auditorium Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan dengan narasumber Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd. yang juga Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dan diikuti oleh dosen-dosen yang sudah berpendidikan Doktor dan calon guru besar di FBS Universitas Negeri Padang.

Pada kesempatan itu, Dekan FBS Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang karena masih bisa hadir sebagai narasumber dalam berbagai kesibukan.

Baca Juga


"Dengan kegiatan pelatihan ini, kita berharap dapat membantu dosen-dosen FBS Universitas Negeri Padang menulis artikel jurnal internasional terindeks scopus sehingga dapat menambah jumlah guru besar," tambah Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Lebih lanjut Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd. menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang sering artikel yang dikirimkan itu ditolak oleh pengelola jurnal seperti redaksi judul dan kesesuaiannya serta kelengkapan abstrak.

"Selain itu penulisan artikel harus mematuhi panduan format dan aturan-aturan penulisan yang diberikan oleh pengelola jurnal yang dituju," jelas Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd.

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd. juga menambahkan bahwa kebaruan persoalan dan cara menyampaikan persoalan itu di bagian pendahuluan artikel tersebut.

"Penulisan Artikel untuk jurnal internasional harus diperhatikan penulisan yang mengikuti aturan jurnal target, rujukan dari jurnal internasional, penggunaan bahasa ragam ilmiah, dan pengecekan similiritas," tambah Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd.

Pada pelatihan itu, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd. memandu dosen-dosen FBS Universitas Negeri Padang dalam menata dan menyajikan persoalan terbaru tetapi tidak harus disajikan secara berlebihan. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru