BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Erman Safar sampaikan hantaran dua Ranperda
dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi Senin (01/11/2021).
Kedua Ranperda itu adalah Ranperda APBD Kota Bukittinggi tahun 2021 dan Ranperda Tentang tata cara Penyelenggaraan cadangan Pangan Pemerintah Daerah Bukittinggi,
Pada Rapat paripurna DPRD kota Bukittinggi itu, dipimpin Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial, dihadiri seluruh anggota DPRD dan undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Walikota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, pada struktur Rancangan APBD Tahun anggaran 2022 mendatang, meliputi kebijakan pendapatan belanja dan pembiayaan daerah dimana pendapatan daerah pada KAU dan PPS APBD Kota Bukittinggi Tahun anggaran 2022, disepakati 580 milyar lebih yang terdiri PAD Pajak daerah, Retribusi Daerah dan pendapatan penghasilan kekayaan Daerah serta pendapatan lain lain yang sah.
Lebih lanjut Erman Safar mengatakan,, hantaran rancangan APBD tahun anggaran 2022 masih mengalami defisit lebih kurang Rp 184,8 miliar.
"Harapan kita bersama semoga dalam pembahasan Rancangan peraturan daerah kota Bukittinggi tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah kota Bukittinggi Tahun anggaran 2022 dapat kita kembangkan dengan alternatif kemungkinan penambahan pendapatan," jelasnya.
Pada bagian lain, Walikota Erman Safar menjelaskan, melalui kajian potensi penambahan pendapatan daerah baik dari sisi pajak Daerah dan retribusi Daerah atau akan dilakukan rasionalisasi kegiatan pada masing-masing berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas, jelasnya.
( Yusrizal)
Editor : Berita Minang






