Pakan Rabaa, Sukses pelaksanaan lomba Senam ' Anti Narkoba ' antar kelompok SD yang dilaksanakan di SD Negeri 09 Sungai Pangkur Kecamatan KPGD baru-baru ini, hendak dapat dilaksanakan secara rutin.
Selain itu, hendaknya dapat juga menjadikan siswa sekolah dasar di daerah terbut mengenal bahaya dari narkoba, serta terbiasanya siswa berolahraga dalam rangka menjaga kebugaran tubuh agar tetap sehat. Apalagi ditengah masa pendemi covid-19 ini, " harap Kepala UPTW Pendidikan Kecamatan KPGD, Bustami, S. Pd. Senin (11/10/2021).
" Kita tidak ingin siswa atau pelajar diwilayah kerja kita ini terpengaruh oleh barang-barang haram, seperti narkoba dan sejenisnya, " pinta Bustami.
Bustami juga mengapresiasi seluruh Kepala SD yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) tingkat SD di Kecamatan KPGD, yang sudah melaksanakan kegiatan lomba senam Anti Narkoba dengan mempercayai SD Negeri 09 Sungai Pangkur sebagai tempat pelaksanaan.
Ditempat terpisah Ketua K3S Sekolah Dasar UPTW Kecamatan KPGD, Asbandi, S. Pd. MM, didampingi Sekretaris K3S, Helda Ningsih, S. Pd, Senin (11/10/2021) menambahkan, kegiatan lomba senam anti narkoba di SDN 09 Sungai Pakur kemaren adalah bagian dari program yang sudah disepakati bersama saat rapat sebelumnya.
" Setiap rapat bulanan K3S, kami selalu membahas berbagai kegiatan, terutama kegiatan yang mendukung pembangunan pendidikan di masing-masing sekolah, " tambah Asbandi.
Bahkan disetiap pertemuan tersebut, juga ada shering informasi terkait berbagai ilmu pendidikan yang diperoleh oleh masing-masing kepala sekolah. Apakah hasil diklat lansung atau hasil pelatihan-pelatihan yang dilakukan secata vidcom.
" Pokoknya setiap ada informasi terbaru terkait kegiatan pendidikan, akan selalu kami bahas untuk bisa diterapkan dimasing-masing sekolah, " tambah Asbandi.
Salah satunya kegiatan lomba senam ' No Narkoba ' yang dilaksanakan di salah sekolah di UPTW Kecamatan KPGD, adalah hasil kesepakatan dari rapat untuk mempercayai sekolah tersebut sebagai penyelenggara. Tentu saja dengan panitianya guru setempat," jelasnya.
Editor : Marjeni Rokcalva






