PADANG PARIAMAN - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mendampingi Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini meninjau lokasi bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang di Kabupaten Padang Pariaman,Sumatera Barat, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
"Bencana yang terjadi di Padang Pariaman, Rabu (29/9) akibat cuaca ekstrem sejak seminggu terakhir. Kita berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari Ibu Mentri Sosial," kata Mahyeldi di Padang Pariaman,Sabtu (02/10/2021).
Gubernur mengatakan bantuan yang diberikan oleh Mentri Tri Rismaharini menjadi penyejuk bagi korban bencana yang tidak hanya kehilangan harta dan tempat tinggal tetapi juga kehilangan keluarga orang-orang tercinta yang meninggal akibat bencana.
"Kita berharap korban yang terdampak bisa kuat dan tabah menerima cobaan. Kita juga mengingatkan masyarakat yang berada di kawasan rentan bencana untuk waspada karena cuaca ekstrem mungkin masih berlanjut," katanya.
Sementara itu Mentri Sosial Risma mengatakan saat mendengar ada korban jiwa dalam bencana di Sumbar ia sedang berada di Gorontalo. "Setelah pulang kemarin malam saya langsung ke sini," katanya.
Lokasi yang dikunjungi Mensos diantaranya Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuak Aluang yang di lokasi itu terjadi banjir dan longsor yang mengakibatkan satu keluarga berjumlah tujuh orang meninggal dunia.
Pada saat itu Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan senilai Rp105 juta untuk satu anggota keluarga yang selamat.
Ia juga mengupayakan bantuan untuk memperbaiki 10 unit rumah yang rusak akibat banjir dan longsor. "Kalau datanya lengkap, mudah-mudahan dalam dua minggu anggaran bantuan bisa dicairkan," katanya.
Sedangkan lokasi kedua yaitu di Nagari Manggopoh Pala Gadang Ulakan Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis yang di lokasi itu terjadi banjir dan pohon tumbang yang menewaskan satu orang warga dan tiga luka-luka saat ziarah ke Makam Syekh Burhanuddin.
Editor : Berita Minang






