IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bupati Pessel Buka Acara Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Sumbar

Foto bersama usai pembukaan acara Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Sumbar. Foto: Humas Pessel
Foto bersama usai pembukaan acara Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Sumbar. Foto: Humas Pessel
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Painan - Bupati Pesisir Selatan diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab, Mimi Riarty Zainul, membuka secara resmi acara Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal di gedung PCC, Rabu (29/9).

Acara yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Barat, diikuti 80 peserta yang berasal dari perangkat daerah yang menangani penanaman modal seperti Dinas Penanaman Modal, Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bapedalitbang dan lainnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Pesisir Selatan, Mimi Riarty Zainul dalam sambutannya mengapresiasi DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat, yang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal dalam rangka meningkatkan realisasi investasi di daerah.

Menurutnya, investasi sangat penting untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini tentu harus ada kepastian hukum, jaminan keamanan, pelayanan birokrasi yang cepat dan mudah pada investor.

"Kabupaten Pesisir Selatan memiliki potensi dan peluang investasi yang sangat besar seperti di sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan. Apabila potensi tersebut dikembangkan secara maksimal dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Sumatera Barat, diwakili Sekretaris DPMPTSP, Widya Sari mengatakan, iklim investasi yang kondusif seperti adanya kepastian hukum, jaminan keamanan, kebijakan pemerintah yang pro investasi serta tersedianya sarana dan prasarana umum yang memadai adalah faktor utama yang dapat meningkatkan minat calon investor. Hal itu tentunya perlu menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

"Provinsi Sumatera Barat memiliki peluang investasi untuk menarik investasi, karena memiliki beberapa potensi sumber daya alam yang belum optimal pemanfaatannya, dan masih dapat dikembangkan dalam bentuk usaha yang prospektif dan diminati oleh pasar baik dalam maupun luar negeri," ungkapnya.

Disebutkan lebih lanjut, salah satu upaya peningkatan investasi di daerah adalah dengan mengubah paradigma biokrasi pemerintah daerah dalam pelayanan kepada investor. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu mengembangkan kreativitas dalam mempromosikan potensi penanaman modal daerahnya.

Dijelaskan, target kinerja investasi penanaman modal dalam negeri Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 adalah sebesar Rp 2,85 triliun dengan realisasi investasi sebesar Rp 3,106 triliun (108,99 persen). Untuk penanaman modal asing target investasi tahun 2020 sebesar 125 Juta US Dollar dengan realisasi sebesar 125,589 Juta US Dollar (100,47 persen).

"Pencapaian target tersebut dilakukan melalui berbagai penataan dan penyempurnaan, dimulai dari penataan berbagai kebijakan sektor terkait, perkuatan koordinasi antar pengambil keputusan sampai kepada perbaikan prosedur perizinan, yang keseluruhannya dalam rangka mewujudkan kepastian hukum serta memudahkan pelayanan kepada para penanam modal," ungkapnya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH