IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Berikan Kuliah Umum, Walikota Riza Falepi Bangga Dengan Sosok Mohammad Natsir

Berikan Kuliah Umum, Walikota Riza Falepi Bangga Dengan Sosok Mohammad Natsir
Berikan Kuliah Umum, Walikota Riza Falepi Bangga Dengan Sosok Mohammad Natsir
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Dengan mengusung tema "Relevansi Pemikiran Mohammad Natsir dalam Membangun Daerah Saat Ini", Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi laksanakan kuliah umum dalam bentuk Webinar Dialog kebangsaan dengan salah satu pembicara Walikota Payakumbuh Riza Falepi. Rabu (8/9)

Walikota Riza Falepi diawal mula paparannya sampaikan tiga pilar utama terhadap pemikiran Mohammad Natsir, yakni pemikiran Islam, konsep kebangsaan dan kesahajaan.

Terhadap pilar pertama tentang pemikiran Islam, walikota Riza Falepi sampaikan bahwa Islam bukan hanya tentang ibadah saja, tetapi juga mencakup kedalam seluruh aspek kehidupan.

"Dalam membangun bangsa ini, Natsir amat sadar bahwa saat negara ini merdeka, ada tantangan ideologi baru yang mengancam negara, yakni sekularisme dan komunisme. Dan dengan kedua ideologi ini terlihat jelas hendak mengancam dasar negara kita yakni Pancasila yang sudah jelas pro terhadap agama di Indonesia", ungkap Riza.

Kriteria kepemimpinan yang dimiliki sosok Mohammad Natsir sangat dibanggakan walikota yang menyandang gelar Datuak Rajo Kaampek Suku itu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Selama memimpin, sosok Natsir memiliki kemampuan leadership dan teamwork yang solid dalam mengemban tugasnya. Dan jika dilihat situasi saat ini, pada umumnya sudah bertolak belakang atas sikap yang seharusnya dimiliki Natsir ini, dimana dapat kita lihat sekarang sungguh banyak orang yang ingin menjadi pemimpin, tetapi yang memenuhi kriteria untuk menjadi pemimpin ini sudah sangat langka", kata walikota Payakumbuh itu.

Lebih lanjut, terhadap pilar kedua tentang konsep kebangsaan, Riza katakan jika dengan Mosi integral Natsir 3 April 1950, menjelaskan bahwa Bukti sejarah yang tidak terbantahkan bahwa

Natsir adalah tokoh pemersatu bangsa.

Mosi integral Natsir sebagai prestasi gemilang dan monumental yang pernah dicapai oleh parlemen Indonesia. Natsir mampu menyatukan kembali Indonesia yang terpecah belah dalam pemerintahan negara-negara bagian atau federal buatan Van Mook menjadi NKRI yang kita kenal sekarang ini.

Menurut Riza dengan diterbitkan Mosi itu sebenarnya yang diperjuangkan Natsir ialah sebuah persatuan bangsa, bukan sekedar negara kesatuan. Tentu hal ini menjadi dasar terhadap persatuan (integration) menyangkut sikap (kejiwaan) setiap warga negara untuk merasa terikat dalam satu ikatan sebagai satu bangsa", terangnya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH