PAYAKUMBUH - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati Cabang Payakumbuh Periode 2021-2022 secara resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar HMI Raihan Ariatama di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Kamis (26/08/2021).
Hadir pada acara tersebut Wakil Walikota (Wawako) Payakumbuh Erwin Yunaz, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Ketua KPU Kota Payakumbuh Haidi Mursal, Dandim 0306/50 Kota diwakili Jeffrimannedi, Majelis Wilayah Kahmi Sumatera Barat, Majelis Daerah Kahmi Payakumbuh dan 50 Kota, Ketum Badko HMI Riau, Ketum Badko HMI Sumbar, Ketum HMI Cabang Padang, Bukittinggi dan kader.
Erwin Yunaz dalam sambutannya menyampaikan ada harapan tertumpang di pundak generasi muda. Dirinya merasa bangga PB HMI diketuai seorang pemuda Minangkabau.
"Perubahan hidup kedepan perlu disikapi, perubahan global tidak bisa kita anggap sepele. Kami berpesan agar kepemudaan bisa terus membuat terobosan, karena merekalah calon penerus pemimpin generasi bangsa," kata Erwin.
Orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu juga menyebut sejak dulu organisasi HMI adalah pewaris negara, kedepan akan seperti itu, khususnya di Sumatera Barat. Belajar dari sejarah, orang Minang dahulu adalah tempat untuk diajak baiyo-iyo dan bermufakat. Orang minang banyak berjaya di organisasi kepemudaan nasional.
Erwin menambahkan, anak-anak muda di Minangkabau harus bisa menilai opini sebagai pengingat, sebagai kritik membangun, jangan langsung reaktif dengan mengomentari itu tanpa bercermin terlebih dahulu.
"Mungkin kita menganggap hebat diri kita, tapi buktinya sekarang orang Minang dicap reaktif. Sudah dua kali kita mendapat kritik dari pusat seperti dari mantan Presiden RI Megawati dan Ketua DPR RI Puan Maharani, namun anggaplah ini dorongan untuk membuktikan bahwasanya Minangkabau mampu melahirkan tokoh besar." kata Erwin
Untuk itu, Erwin menyampaikan harkat dan martabat pemuda Minangkabau tertumpang di bahu HMI, harapan kedepan agar percepatan yang terjadi bisa disongsong dengan lebih baik. Dijelaskannya saat ini saja sudah ada 50 persen jabatan kepala daerah diisi oleh generasi muda.
"Generasi yang dipersiapkan di masa yang akan datang. Kebanggaan orang Minang, harus tangguh secara pribadi dan berorganisasi. Pemko siap memberi ruang berkomunikasi yang membangun. Mari kita menjadi negeri yang tetap diakui karena kepiawaiannya dan keluhuran adabnya, bukan negeri yang isinya pemuda reaktif dengan kritik," tandas Erwin.
Editor : Marjeni Rokcalva






