IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pertama di Masa Pandemi Covid-19, Sumbar Berangkatkan 10 Pekerja Migran ke Jepang

Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas PMI ke Jepang di Padang, Jumat (13/08/2021).
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas PMI ke Jepang di Padang, Jumat (13/08/2021).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Sebanyak 10 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumatera Barat (Sumbar) diberangkatkan ke Jepang setelah melewati proses pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) selama tiga bulan.

"Ini adalah pengiriman PMI pertama dari Sumbar ke Jepang sejak pandemi melanda. Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak tenaga kerja terdidik kita yang bisa mendapatkan kesempatan serupa," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat melepas PMI ke Jepang di Padang, Jumat (13/08/2021).

Ia mengatakan secara Sumber Daya Manusia (SDM), PMI asal Sumbar sudah sangat memadai untuk bisa bekerja di luar negeri. Kendala yang dihadapi hanya persoalan bahasa.

Karena itu mengusai bahasa asing sudah seharusnya menjadi kewajiban bagi generasi muda saat masih menuntut ilmu di tingkat SMA/SMK apalagi di Perguruan Tinggi.

"Ke depan, penguasaan bahasa asing juga akan menjadi perhatian dalam sistem pendidikan kita di Sumbar," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
PMI menurutnya adalah pahlawan devisa yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga tetapi juga berperan dalam membantu devisa negara.

Ia berpesan, sebagai orang Minangkabau yang memiliki falsafah dimana bumi dipijak disana langit dijunjung, PMI yang berangkat harus bisa menyesuaikan diri dengan adat dan kebiasaan di negara tujuan.

Ke depan Gubernur mengatakan pihaknya akan mensingkronkan PMI dengan Minang Diaspora atau perantau Minang yang ada di negara tujuan agar mereka tetap merasa ada yang mengayomi sesama orang dari kampung meskipun di negara tujuan ada lembaga yang akan memberikan pengawasan dan perlindungan.

Sementara itu Perwakilan UPT BP2MI Padang Bayu Aryadhi mengatakan pemberangkatan tersebut merupakan program BP2MI bekerja sama dengan Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Sumbar. Pemberangkatan dilakukan menggunakan protokol kesehatan untuk penerbangan internasional.

Sebenarnya ada 12 orang yang telah dilatih dan akan dikirim ke Jepang, namun karena ada kendala maka hanya 10 orang yang akhirnya diberangkatkan.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH