PADANG - Di masa pandemi Covid-19 serta Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Padang, Walikota (Wako) Hendri Septa mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 14 dan 15 dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) bagi warga Kota Padang.
Berdasarkan data Kemensos, 18.560 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program BST di Kota Padang mendapat bantuan berupa uang tunai Rp600 ribu untuk bulan Mei dan Juni plus beras 10kg. Sedangkan 17.352 KPM dari PKH menerima bantuan beras masing-masing 10kg yang disediakan Bulog Divre Sumbar.
Wako Hendri Septa mengaku atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan warga Kota Padang tentunya sangat menyambut baik penyaluran bantuan sosial tersebut.
"Semoga meringankan beban warga kita yang terdampak pandemi Covid-19 atau pun atas kebijakan PPKM Level 4 yang saat ini diberlakukan," tutur wako dalam sambutannya sewaktu menghadiri penyaluran BST dan PKH tahap 14 dan 15 bagi warga Padang di Kantor Pos Utama Padang, Jl. Bagindo Aziz Chan, Selasa (27/7/2021).
Juga hadir langsung di kesempatan itu Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kepala Bulog Divre Sumatera Barat, Tommy Despalingga, Kepala Kantor POS Utama Padang Agus Tria Dian serta pihak terkait lainnya.
"Untuk upaya ini kita juga akan merangkul bantuan dari unsur BUMN dan pihak lainnya. Kita patok sekitar 30 ribu Kartu Keluarga (KK) yang tidak semuanya tercover oleh Bansos Kemensos bisa menerima10kg beras per KK," ungkap wako lagi didampingi Kadis Sosial Afriadi dan Kabag Prokopim Amrizal Rengganis.
Sementara itu Gubernur Sumbar Mahyeldi meminta agar semua masyarakat KPM yang terdampak seiring PPKM dipastikan menerima bantuan.
Selain Bansos untuk KPM, Gubernur mengatakan bahwa Pemprov Sumbar juga akan menambah bantuan 200 Ton beras bagi warga diluar KPM di Kota Padang. Hal ini mengingat satu-satunya Kota Padang sebagai kota yang termasuk dalam penerapan PPKM Level 4 saat ini.
"Bantuan dari provinsi serta dari kabupaten kota juga ada untuk mengcover warga diluar KPM. Kedepan kita juga akan lihat kebutuhan lainnya seperti apa. Saat ini memang masa darurat, semua kena dampaknya. Maka dari itu warga agar bisa bersabar dan tetap patuhi prokes, itu kunci pengendaliannya. Mudah-mudahan pandemi ini bisa cepat berlalu. Yang penting tingkatkan imun dan iman," ucap Mahyeldi menyerukan.
Editor : Marjeni Rokcalva






