Sebelumnya, Kajari Pessel Donna Rumirus Sitorus mendatangi rumah dinas bupati sekitar pukul 14.56 WIB. Waktu itu, massa sudah ramai di halaman rumah dinas tersebut. Saat Kajari dan rombongan memasuki pekarangan rumah dinas bupati, dengan sontak ratusan massa dari kalangan emak-emak dan massa lainnya langsung bersorak keras. Mereka meneriaki Kajari untuk tidak melakukan eksekusi sampai proses hasil Peninjauan Kembali (PK) yang sedang diajukan Rusma selesai.
Sebelum Kajari memasuki rumah dinas bupati, sempat terlihat Nasrul Abit, mantan Wakil Gubernur Sumbar yang juga mantan Bupati Pessel terlebih dahulu memasuki rumah dinas bupati. Bahkan, Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo dan Dandim Letkol Inf Gamma Arthadila Sakti juga telah berada di dalam rumah dinas kepala daerah tersebut.
Meski demikian, Kajari Pessel Donna Rumirus Sitorus belum memberikan keterangan resmi terkait penundaan eksekusi terhadap Rusma. Sejumlah wartawan sempat menunggu di depan gerbang masuk kantor Kejari Pessel untuk meminta keterangan dan alasan penundaan eksekusi dari Kajari.







