BUKITTINGGI - Menolak untuk digusur, ratusan pedagang sayur-mayur yang sehari-hari mangkal di Bukittinggi Trade Centre (BTC) mengadu ke DPRD Kota Bukittinggi untuk menuntut keadilan.
Pit (50 tahun), salah satu pedagang sayur mengatakan, kedatangan mereka ke gedung DPRD Bukittinggi itu dipicu adanya informasi yang beredar paling lambat 7 Juli 2021 mendatang akan ada pengosongan lokasi tempat mereka berjualan di seputaran BTC.
Utusan dari pedagang itu, diterima oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Herman Sofyan beserta Anggota lainnya. Pedagang sayur-mayur meminta keputusan untuk pengosongan lokasi seputaran BTC direvisi kembali.
"Seandainya pengosongan itu tetap akan dikakukan, tolong carikan tempat untuk kami berjualan," tambah pedagang Fatimah (48 tahun) yang ikut mengadu,
Sementara Amril Anwar, mewakili Direksi PT Citycon selaku pengelola BTC mengungkapkan, kalau pedagang di seputaran BTC sudah mendapat izin dari PT Citycon karena kontrak BTC dengan Citycon sampai tahun 2026.
Pedagang yang menyampaikan aspirasinya di DPRD Kota Bukittinggi beserta perwakilan PT Citycon berharap, Pemerintah jangan terlalu arogan kepada rakyat kecil.
"Pedagang kita yang berjualan di seputaran BTC sampai saat ini sudah tertib," pungkas Amril Anwar.
Di akhir tuntutan yang disampaikan antara pedagang dan DPRD beserta Perwakilan Direksi PT Citycon, sepakat untuk melanjutkan aktivitas perdagangan, dan berharap kepada Pemko Bukittinggi untuk merevisi kembali keputusan pengosongan seputaran BTC. (Yus)
Editor : Marjeni Rokcalva






