IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

BLK Sawahlunto Selenggarakan Pelatihan Las Metode SMAW Posisi 2F

Peserta Pelatihan Las SMAW posisi 2F saat memulai aktifitas dasar pemotongan plat sebelum melakukan praktek pengelasan. Foto: Iyos
Peserta Pelatihan Las SMAW posisi 2F saat memulai aktifitas dasar pemotongan plat sebelum melakukan praktek pengelasan. Foto: Iyos
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Sawahlunto kembali menyelenggarakan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja siap pakai. Pelatihan kali ini berbasis kompetensi pengelasan sistim SMAW posisi 2F atau disebut dengan metode pengelasan posisi horizontal sambungan sudut.

Hal itu dikemukakan Lutfi Nursyamsu, pejabat BLK sekaligus instruktur pelatihan yang diikuti 16 peserta didominasi pria berusia 18 hingga 30 tahun. Menurutnya, untuk pengelasan 2F posisi benda kerja tegak lurus. Kemiringan elektroda 45 terhadap garis vertikal dan 10 sampai 20 terhadap garis vertikal kearah jalan elektroda.

Dikemukakan Lutfi, sebelum melakukan praktek pengelasan para peserta yang dilatih diberikan dulu teori dasar pengelasan (soft skill) selama 3 hari. Setelah itu, Senin 15 Juni 2021 ini baru mereka diberikan pembelajaran teknik pengelasan SMAW posisi 2F.

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Jafri, kepada beritaminang.com, Jumat (11/6) menyebutkan pelatihan las berbasis kompetensi ini berlangsung selama 23 hari kerja mulai 7 Juni hingga 2 Juli 2021, dengan peserta lolos seleksi sebanyak 16 orang dari 28 orang peminat terdaftar.

Peserta pelatihan lebih diajarkan teknik pengelasan industri berbasis produksi seperti membuat teralis pintu serta pengelasan kontruksi rangka baja dan lain-lain. Setelah mereka menyelesaikan pelatihan akan diberikan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kegiatan ini diselenggarakan dengan menggunakan APBN melalui DIPA BLK Padang, Kementerian Tenaga Kerja RI sebesar Rp 66 juta. "Kami berharap para peserta mampu menyerap dengan baik materi dan praktek pengelasan yang diberikan instruktur," kata Jafri.

Dalam pantauan portal berita ini, Kabid Tenaga Kerja, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja Indra Syamsir, S.E., terlihat mengamati aktivitas para peserta dalam menyerap materi pelatihan yang diberikan. Diapun berharap seluruh peserta mampu dengan gagah menyerap materi teori dan praktek yang diberikan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP-Naker), Dwi Darmawati, sebagaimana dikutip Humas Pemko mengatakan ada 4 paket pelatihan yang anggarannya bersumber dari APBN yakni pelatihan mekanik sepeda motor, cabinet making dan las.

"Kalau untuk paket pelatihan yang bersumber dari APBD itu adalah pelatihan tata boga, auto cad dan menjahit konveksi," ungkap Dwi Darmawati.

Dwi melanjutkan, UPTD BLK Sawahlunto saat ini memiliki asset 2 unit Mobile Training Unit (MTU) bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja untuk 2 kejuruan, yakni kejuruan las dan kejuruan mekanik sepeda motor. Sedangkan instruktur sudah dimiliki sebanyak 4 orang untuk 3 kejuruan yakni, yaitu otomotif, kontruksi bangunan dan las.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH