WUJUD keseriusan dalam merawat dan memanfaatkan data, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) hadirkan Pojok Statistik di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK).
Pojok Statistik yang menjadi terobosan pertama Indonesia itu, diresmikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Suhariyanto bersama Walikota, H. Fadly Amran, BBA, Rabu (26/5) di Kantor DPK.
Disaat yang sama, Fadly Amran juga menerima penghargaan dari BPS Pusat sebagai kepala daerah yang mendukung keberadaan Pojok Statistik.
Pojok Statistik merupakan suatu ruangan di perpustakaan daerah yang dimanfaatkan untuk melayani masyarakat dalam mengakses data BPS, baik itu data tercetak, maupun data digital. Di samping itu juga untuk literasi kepada masyarakat. Untuk teknis masyarakat mendapatkan data dari pojok tersebut, Pojok Statistik ini terintegrasi dengan sistem pelayanan perpustakaan.

"Dengan adanya data, tentunya kita bisa mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada, untuk dibuatkan perencanaan penyelesaian permasalahan tersebut. Seperti data Covid-19, data kemiskinan, data pertumbuhan ekonomi dan data lainnya. Untuk itulah kiranya keberadaan Pojok Statistik ini penting untuk dihadirkan di tengah-tengah masyarakat," ungkap Suhariyanto.
Dia berharap, Pojok Statistik ini bisa membangkitkan literasi statistik untuk masyarakat Kota Padang Panjang. Di sisi lain, sebut Suhariyanto, BPS harus bisa menerjemahkan berbagai angka dan data statistik tersebut dalam bahasa yang membumi yang mudah dipahami masyarakat secara umum.

"Keberadaan Pojok Statistik di Gedung Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang ini sudah sangat bagus sekali. Setelah diresmikan, saya juga melihat langsung keberadaan Pojok Statistik itu. Sewaktu memasuki Gedung Perpustakaan, kita akan melihat langsung Pojok Statistik yang berada di pojok (sudut) kanan gedung. Tata letak yang sangat strategis itu, pasti akan memancing rasa ingin tahu masyarakat tentang Pojok Statistik," tutur Suhariyanto.
Editor : Berita Minang






