Kajian Bahasa (7): Pegolf, Pebasket (Nominalisasi Aktor dari Klausa Perbuatan)

170 hit
Paskibraka Kota Padang Panjang Dikukuhkan

Ermanto (Universitas Negeri Padang)

Dosen

Berdasarkan kajian morfologi derivasi dan morfologi infleksi (perspektif kajian morfologi yang lebih modern dalam kajian linguistik), pembentukan kata turunan haruslah menyatu padu dengan perspektif semantik pengimbuhan afiks tersebut. Artinya pengimbuhan afiks derivasi dalam bahasa-bahasa di dunia, pastilah mengakibatkan perubahan makna pada kata turunan tersebut. Demikian pula pengimbuhan afiks inlfeksi dalam bahasa-bahasa di dunia juga jelas mengakibatkan perubahan bentuk-bentuk gramatikalnya di dalam kalimat.

Untuk itu, berdasarkan kajian morfologi derivasi, nomina 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat' tidak bisa disebut diturunkan dari proses pe- + golf = pegolf, pe- + sebak bola = pesepak bola, pe- + basket = pebasket, pe- + takraw = petakraw, pe- + voli = pevoli, pe- + bulu tangkis = pebulu tangkis, pe- + silat = pesilat.
Pada konteks nomina tersebut, afiks derivasi per-/pe- tersebut memiliki makna aktor yakni orang yang sesuai bentuk dasarnya. Jika makna itu digunakan pada nomina 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat', maka maknanya tentulah 'orang yang golf', 'orang yang sepak bola', 'orang yang basket', 'orang yang takraw', 'orang yang voli', 'orang yang bulu tangkis', 'orang yang silat'.

Tuan dan Puan tentu akan bertanya, "Apakah benar ada nomina 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat' digunakan dalam jagat komunikasi?" Jawabannya tentulah benar adanya dalam jagat komunitas berbahasa Indonesia. Berdasarkan aplikasi korpus data seperti webcorp.org.uk,ditemukan penggunaan nomina 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat' seperti pada contoh berikut.

1. Mengawali karier sebagai seorang pegolf profesional, nama Paige Spiranac justru melambung karena memiliki paras cantik.
2. Pegolf muda hadapi ujian pada hari pertama IGS I Junior Competition.
3. Mungkin, sebagian dari kalian belum mengetahui beberapa kiprah pesepak bola Swedia yang berlatar belakang imigran.
4. Berikut 10 pesepak bola top dunia berlaber kaki kaca.
5. Karier pebasket putri Tanah Air pun mandek seiring nihilnya kompetisi.
6. Denny Sumargo yang dikenal dengan 'Pebasket Sombong' mengalahkan tim Wali Kota Bogor Bima Arya.
7. Petakraw andalan Kalsel mengikuti pelatnas takraw tersebut di Jakarta.
8. Usep Saparudin mengatakan sangat berharap petakraw kembar asal Indramayu itu mampu menyumbangkan emas.
9. Lama tak terdengar kabarnya, pevoli Sabina Altynbekova ternyata sudah punya anak.
10. Pevoli cantik Wilda Nurfadhilah kembali mengukir prestasi.
11. Pebulu tangkis nasional Shesar Hiren bertunangan dengan Mitha Herdianty.
12. Pebulu tangkis cantik dari Inggris ini akan mentas di dua nomor sekaligus.
13. Kedua pesilat muda itu harus mempertangungjawabkan perbuatannya.
14. Pesilat tunggal putra ini memiliki kemampuan silat yang sangat tinggi.

Pada konteks penggunaan nomina tersebut, afiks derivasi per-/pe- tersebut memiliki makna aktor yakni orang yang sesuai bentuk dasarnya. Jika makna itu digunakan pada nomina 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat', maka maknanya tentulah 'orang yang bermain golf', 'orang yang bermain sepak bola', 'orang yang bermain basket', 'orang yang bermain takraw', 'orang yang bermain voli', 'orang yang bermain bulu tangkis', 'orang yang bermain silat'.

Dengan demikian, sesuai dengan kajian morfologi derivasi, nomina 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat' pastilah diturunkan dari proses pe- + bermain golf = pegolf, pe- + bermain sebak bola = pesepak bola, pe- + bermain basket = pebasket, pe- + bermain takraw = petakraw, pe- + bermain voli = pevoli, pe- + bermain bulu tangkis = pebulu tangkis, pe- + bermain silat = pesilat. Artinya, 'orang yang bermain golf' adalah 'pegolf', 'orang yang bermain sepak bola' adalah 'pesepak bola','orang yang bermain basket' adalah 'pebasket','orang yang bermain takraw' adalah 'petakraw','orang yang bermain voli' adalah 'pevoli', 'orang yang bermain bulu tangkis' adalah 'pebulu tangkis','orang yang bermain silat' adalah 'pesilat'.

Akhirnya dapat disimpulkan bahwa afiks derivasi per-/pe- dapat mengimbuh pada verba/frasa verba perbuatan yang menurunkan nomina aktor seperti 'pelari, peterbang' dan afiks derivasi per-/pe- dapat mengimbuh pada klausa perbuatan yang menurunkan nomina aktor seperti 'pegolf, pesebak bola, pebasket, petakraw, pevoli, pebulu tangkis, pesilat'.

Jadi, dapat ditelusuri proses pengimbuhan pe- + bermain golf = pemain golf yang mengalami pelesapan menjadi pegolf, pe- + bermain sebak bola = pemain sepak bola yang mengalami pelesapan menjadi pesepak bola, pe- + bermain basket = pemain basket yang mengalami pelesapan menjadi pebasket, pe- + bermain takraw = pemain takraw yang mengalami pelesapan menjadi petakraw, pe- + bermain voli = pemain voli yang mengalami pelesapan menjadipevoli, pe- + bermain bulu tangkis = pemain bulu tangkis yang mengalami pelesapan menjadi pebulu tangkis, pe- + bermain silat = pemain silat yang mengalami pelesapan menjadi pesilat.

Komentar

Artikel Terbaru