IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Begini Asal Usul Larangan Kawin Sasuku di Minangkabau

Istana Baso Pagaruyuang. Foto: Dok.
Istana Baso Pagaruyuang. Foto: Dok.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Maka akan hancur kebudayaan kita jika generasi muda sekarang tidak faham adat dan budaya. Bagaimana mereka akan melestarikan dan menjagannya jika mereka sendiri tidak memahaminya. Contohnya ada pada zaman sekarang yang melakukan kawin sasuku padahal sudah dijelaskan sebab dan akibatnya. Tentu banyak hal yang mempengaruhi hilangnya tradisi tersebut dari masyarakat Minangkabau bahkan sudah sangat kecil peluang untuk mengembalikan aturan adat seperti dahulu.

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinana sesuku dizaman sekarang adalah karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hukum adat, terutama remaja yang disebabkan karena orang tua tidak memperkenalkan hukum adat yang berlaku di daerah tempat tinggal mereka. Masyarakat menilai kurang tegasnya sangsi yang di jalankan sehingga anak kemenakan seenaknya melanggar adat tersebut, sebagian besar masyarakat mengatakan peran tokoh adat sangat dibutuhkan agar adat tidak dilanggar begitu saja oleh anak kemenakan, harus ada tindakan oleh semua elemen adat, agar masalah ini dijadikan masalah yang tidak usai-usai. Agar para pemuka adat di berbagai kenagarian di daerah Minangkabau sering mengadakan penyuluhan adat mengenai perkawinan dan larang-larangannya, agar anak kemenakannya mengetahui dan tidak melupakan aturan adatnya. (***)

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
By; Putri Rahayu Rahman (Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH