Padang - 23 Oktober merupakan hari bersejarah bagi Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar). 65 tahun yang lalu, tepatnya 23 Oktober 1954, UNP berdiri.
"Saat itu UNP bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Sejak didirikan pada tanggal, UNP telah mengalami banyak perubahan," sebut Rektor UNP Ganefri pada acara Dies ini Natalis ke 65 UNP sekaligus Lustrum ke 13, Kamis (31/1/2019).
Rektor Ganefri mengatakan, UNP saat ini berada pada peringkat 25 sebagi universitas terbaik di Indonesia.
"Berdasar rilis yang dikeluarkan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) 16 Agustus 2019 lalu, UNP menempati peringkat 25 besar perguruan tinggi terbaik dari 4.000 lebih perguruan tinggi yang ada di Indonesia," tutur Ganefri.
Kemajuan tekhnologi dan perkembangan revolusi industri ke empat, terjadi perubahan mendasar dalam dunia pendidikan. Perguruan tinggi ini terus berbenah termasuk menyesuaikan kurikulum dan metode pembelajaran, agar mampu bertahan dari gempuran perkembangan revolusi industri 4:0.
Mahasiswa juga didorong bisa melahirkan inovasi inovasi baru dan menguasai komunikasi serta mampu bekerjasama.
Saat ini sebut Ganefri, 15 prodi membuka kelas internasional, 4 prodi di antaranya telah terakreditasi internasional dari AUN-QA. Empat prodi lagi akan kembali dikunjungi AUN-QA tahun 2020. Saat ini ada 9 prodi yang tengah dipersiapkan untuk mengajukan akreditasi internasional dari ASIIN, Jerman.
Ganefri menambahkan, UNP akan selalu membuka akses bagi mahasiswa asing untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Tercatat 63 mahasiswa asing melanjutka studi ke UNP, di antaranya dari Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Filipina.
Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ali Gufron mengatakan, UNP adalah salah satu universitas di Indonesia yang telah mampu menyesuaikan diri mengikuti perkembangan teknologi dalam revolusi industri 4:0. UNP dinilai mampu mempertahankan diri sebagai universitas unggul.
Editor : Berita Minang






