Sementara itu dalam paparannya BP2MI pusat yang diwakili Kasubdit Monevsos, Rizal Saragih, S.Sos menyampaikan bahwa pemerintah melalui BP2MI terus melakukan berbagai upaya dalam mempersiapkan penempatan yang aman dan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia.
Salah satunya adalah dengan terus melakukan sosialisasi tentang prosedur dan tata cara yang harus dilakukan oleh calon pekerja migran agar keberadaannya bisa dilindungi oleh pemerintah.
Ia mengatakan, kegiatan hari ini adalah salah satu langkah yang dilakukan dalam rangka membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang peluang kerja luar negeri dan mempersiapkan migrasi yang aman.
Dengan pengetahuan tentang prosedur yang aman maka masyarakat bisa terhindar dari rayuan penyalur tenaga kerja ilegal yang dapat membahayakan keselamatan pekerja, tambahnya.
"Dengan prosedur yang aman maka pekerja migran akan bisa dilindungi oleh pemerintah dan keahlian yang dimiliki akan menjadikan pekerja migran siap bersaing dengan tenaga kerja di negara tujuan,"imbaunya.
Camat X Koto Khairunnas, S.Tp. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Drs. H. Darul Siska dan BP2MI yang telah memilih kecamatan X Koto sebagai lokasi kegiatan sosialisasi. MR
Editor :






