Padang Aro - Aset Negara di Pemkab. Solok Selatan yang dilelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) secara daring baru-baru ini mampu menghasilkan pemasukan kas daerah sebesar Rp. 388 juta.
Aset yang dilelang tersebut berupa kendaraan roda dua, roda empat dan lot skrep (besi tua). Pelaksanaan lelang kendaraan dilakukan
kebanyakan dalam kondisi rusak berat dan kendaraan yang sudah hilang surat kelengkapannya bahkan biaya perbaikannya sudah terlalu tinggi, " kata Kepala BPKAD Solsel Irwanesa Kamis (19/11/2020)
" Lelang berbagai aset ini katanya, berjalan jujur dan semua peserta mendapatkan kesempatan yang sama karena dilakukan secara daring.
Ditambahkan Irwanesa didampingi Kabid Pengelolaan Ased Masdera Riko, Kasubid Penilaian dan Pemamfaatan Aset Daerah, Andoni Putra, tahun ini aset daerah yang dilelang berupa nam unit kendaraan roda empat dengan nilai jual Rp. 378 juta, lima unit roda dua dengan nilai jual Rp 8,168 juta dan Inventaris kantor sebesar Rp1,8 juta.
Ditambahkan Masdera Riko, bagi pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang dua persen paling lambat lima hari kerja sejak pelaksanaan lelang.
"Apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajiban pembayaran lewat dari lima hari maka uang jaminan akan disetorkan ke kas negara," ujarnya.
Bagi yang tidak menang lelang katanya, uang jaminannya dikembalikan kepada peserta secara penuh.
Untuk uang jaminan katanya, minimal 20 persen dari nilai limit dan maksimal 50 persen dan tidak boleh kurang atau lebih dari itu.
Editor : Berita Minang






