BUKITTINGGI — Pasca peresmian dan penyerahan pengelolaan Pasa Ateh dari pemerintah pusat kepada daerah, Pemko Bukittinggi akan menggelar pertemuan dengan seluruh Pedagang yang akan menempati Pasa Ateh.
Direncanakan pada Pertemuan yang akan di gelar di gedung Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Selasa (30/06) mendatang itu,dihadiri langsung oleh Walikota bersama Forkopimda, ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Bukittinggi, Muhammad Idris kepada awak media kemaren.
Dikatakannya, nanti dalam Pertemuan itu akan disampaikan berbagai informasi kepada para pedagang tentang penempatan pedagang secara penjenisan barang dagangan, membicarakan lotting dan menyampaikan harga sewa toko yang telah disampaikan KPKNL.
Setelah pertemuan itu, dilanjutkan dengan kegiatan tahap berikutnya, yaitu pelaksanaan lotting penempatan pedagang pada Rabu (01/07) atau Kamis (02/07).
Untuk lotting ini akan diadakan per jenis barang dagangan per lantai di lokasi Pasa Ateh yang juga dilanjutkan dengan penandatangan kontrak atau surat perjanjian, sekaligus penyerahan kunci toko kepada para pedagang, untuk ditata mereka agar dapat berjualan kembali.
"Setelah pertemuan dengan para pedagang toko Pasa Ateh, baru dilanjutkan pertemuan dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan menempati Pasa Ateh. Sehingga diharapkan pada Juli 2020 ini, Pasa Ateh telah beroperasional," ungkap Muhammad Idris. (Yus)
Editor : Marjeni Rokcalva






