IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kemarau Panjang. BPBD Mentawai Ingatkan Warga Terhadap Ancaman Kebakaran

Kepala Pelaksana BPBD Mentawai Novriadi.
Kepala Pelaksana BPBD Mentawai Novriadi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

TUAPEIJAT - Badan Penanggulangam Bencana Daerah ( BPBD) Mentawai ingatkan warga berhati-hati terhadap ancaman bahaya kebakaran di musim kemarau saat ini.

Kepala Pelaksana BPBD Mentawai Novriadi meminta agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membuka maupun membersihkan lahan pertanian dan perkebunan di musim kemarau yang berkepanjangan saat ini.

"Dalam kondisi kemarau panjang tahun ini akibat adanya El Nino, kita harus meningkatkan kewaspadaan sebagaimana arahan Presiden Jokowi di Riau awal minggu lalu, bahwasanya pencegahan lebih diutamakan daripada pengendalian atau pemadaman," ujar Novriadi di ruang kerjanya, Kamis (19/09).

Ia mengatakan bahwa pembersihan lahan sebaiknya dilakukan secara standar teknis yang disarankan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) / petugas apalagi kondisi saat ini sangat susah mencari sumber air untuk pemadaman.

Begitu juga katanya, dengan sampah-sampah sebaiknya dikumpulkan atau dibuang ke tempat yang sudah ditentukan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menyinggung dampak asap akibat kebakaran di kawasan hutan pulau Sumatera , kata Novriadi dampak kabut asap yang cukup tebal sudah sampai hingga ke Mentawai.

"Meskipun dari sisi kesehatan dalam hal pernapasan belum terdampak, namun secara kasat mata sudah cukup mengganggu jarak pandang," ungkapnya.

Adapun Potensi kemudahan kebakaran hutan / lahan yang ada di Mentawai menurut pemetaan pewarnaan dari analisa parameter cuaca wilayah Sumbar oleh BMKG, kata Novriadi, wilayah Pulau Sipora arah Goiso'oinan, Saureinuk, Matobe, Mara, Sagitci, Beriulou, dan Bosua berpotensi cukup tinggi terjadi kebakaran.

Di Pulau Pagai Utara yakni wilayah Taikako, Betumonga, dan Matobe. Sedangkan Pulau Pagai Selatan pada bagian tengah, sepanjang jalan utama, dan area Huntap. Sementara di pulau Siberut potensinya tidak terlalu besar karena pemukiman dataran rendah. Potensinya di daerah pemukiman padat penduduk seperti di Muara Siberut, Sikabaluan, sedangkan wilayah pantai barat tidak ada.

(dio)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH