Dalam pemeriksaan rapit test yang dilakukan di Posko Penanganan Covid-19 di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi pada Senin pagi, hasil untuk Wakil Walikota diduga adanya gejala terkena virus Covid-19.
"Dengan hasil rapid test itu, maka Wakil Walikota dianjurkan istirahat di rumah, dan sorenya beliau dijemput ambulan untuk dibawa ke RSAM untuk menjalani Isolasi," ujar Ramlan.
Lebih kanjut Ramkan menegaskan, Wakil Walikota Irwandi Dt. Batujuah belum bisa dipastikan positif Covid-19, karena hasil swab-nya baru besok, Selasa (21/4) sore keluarnya. Jadi untuk sekarang baru berdasarkan hasil rapit test yang menunjukan adanya gejala Covid-19. "Artinya, kita belum bisa memastikan Wakil Walikota Positif Covid-19, karena hasil swab-nya belum keluar," tegas Ramlan.
Ramlan meminta doa agar Wakil Walikota tidak positif Covid-19 dan cepat sehat. Covid-19 bukanlah suatu penyakit aib bagi penderitanya. Namun yang dikwatirkan dari Covid-19 ini adalah penyebarannya yang cukup cepat. Itu yang sangat kita kwatirkan.
Sebelum dibawake RSAM terlihat Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Ketua DPRD Herman Sofyan, unsur Forkopimda, Sekda dan jajaran SKPD di lingkungan Pemko Bukittinggi memberikan semangat kepada Wakil Walikota ketika menaiki ambulan untuk dibawa ke RSAM. Yus
Editor : Berita Minang






