IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Jelang PSBB, Warga Masih Cuek, Kapolres Sawahlunto: Perketat Pos siapkan SOP

Sejumlah warga Kota Sawahlunto masih melakukan olahraga bersama menjelang diberlakukan PSBB. Foto Iyos
Sejumlah warga Kota Sawahlunto masih melakukan olahraga bersama menjelang diberlakukan PSBB. Foto Iyos
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Kumulatif hinggga Senin ini, terdapat 1.457 PPT, 18 ODP, dan 0 PDP.

"Pada Senin ini terdapat peningkatan kumulatif PPT dari sehari sebelumnya yakni 1.411 orang menjadi 1.457 orang. Sedang ODP tetap 18 dan PDP sudah tidak ada lagi termonitor. Insya Allah, yang kita harap dan doakan dari total PPT tak ada yang di katagorikan ODP dan PDP supaya Sawahlunto tetap jadi zona hijau." ungkap Al Ansari.

Pos Diperketat SOP Dibuat

Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur, yang dihubungi Senin malam ini mengemukakan, pihaknya harus siap mengenban amanah penerapan PSBB di Kota Sawahlunto. Namun dia minta pihak Ketua Tim Gugus Tugas yang juga Wako Sawahlunto Deri Asta segera membuat SOP dengan jelas agar pelaksanaan PSBB berjalan baik.

Kapolres Junaidi Nur mengatakan pengetatan terhadap warga sudah dilakukan seperti yang dilakukan di Muaro kalaban, tapi siapa berbuat apanya belum kelihatan untuk itu saya minta perlu diperjelas SOP-nya sesuai dengan kondisi Sawahlunto. Sebagai contoh, kemarin ada mobil pejabat setingkat eselon II dari Pemko Sawahlunto yang penumpangna diduga suami istri dengan suhu badan keduanya mencapai 38 derjad, kemudian disarankan untuk diperiksa ke Puskesmas, tapi dia hanya mengatakan "ya iya" nyatanya tidak melakukan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Bagaimana kita mau memonitor kondisi mereka selanjutnya sebagai upaya pencegahan dilapangan karena dia tak mau disarankan untuk diperiksa di Puskesmas, hal ini juga dilakukan masyarakat lain. Inilah kelemahannya, untuk itu saya minta Tim Gugus harus buat SOP-nya biar jelas siapa berbuat apa. Untuk lebih jelas, silahkan tanya ke Kapolsek Pak Usman Nurwidi, siapa personil yang ada diatas mobil pejabat itu" tutur Junaidi.

Ditambahkannya, posko akan diatur sedemikian rupa agar penwasan dapat diperketat. Warga yang hanya jalan-jalan dan tak ada kepentingan ke Sawahlunto akan kita suruh pulang. Sebaliknya jumlah penumpang kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum harus sesuai mekanisme PSBB.

"Saya mohon usul, agar Pemerintah Kota menempatkan satu mobil ambulan untuk jaga-jaga jika warga yang ditemukan terindikasi suhu panas diatas 38 derjad, maka langsung kami antar dan dampingi dibawa sampai Puskesmas dan RSUD.Ini sangat diperlukan." kata dia menutup pembicaraan.

kapolsek Muaro Kalaban Iptu Nurwidi, yang dihubungi via telepon genggam mengakui ada petugasnya melaporkan ditemukan diduga pasangan suami istri diatas kendaraan dinas pelat merah bernomor jabatan eselon II saat dilakukan pengukuran suhu tubuh keduanya mencapai 38 derjad. saat disarankan dia tidak ke Puskesmas. "Kami sedikit kesulitan dilapangan karena tak ada SOP, kalau dapat ada SOP dan sediakan satu unit ambulan ditempat sebagaimana usul Pak kapolres." ungkap Usman. (iyos)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH