IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Jelang PSBB, Warga Masih Cuek, Kapolres Sawahlunto: Perketat Pos siapkan SOP

Sejumlah warga Kota Sawahlunto masih melakukan olahraga bersama menjelang diberlakukan PSBB. Foto Iyos
Sejumlah warga Kota Sawahlunto masih melakukan olahraga bersama menjelang diberlakukan PSBB. Foto Iyos
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Jelang diberlakukannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus covid-19, aktifitas masyarakat tanpa masker dan pengendara motor berpenumpang pada Senin ini masih terlihat leluasa. Sedang warga berkerumun duduk di warung tanpa jaga jarak dan bermasker juga ramai dibeberapa tempat, termasuk aktifitas olah raga di lapangan bola kaki Ombilin.

Kondisi seperti ini akan diperketat dan tidak diperbolehkan lagi pada saat pemberlakuan PSBB pada Rabu, 22 April hingga 5 Mei 2020l nanti. Karena dikabarkan, aparat keamanan gabungan terdiri dari Kepolisian, TNI, Pol PP, dan Dinas Perhubungan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang tidak sesuai dengan maklumat PSBB yang telah di terbitkan Gubernur Sumatera Barat.

Adri Yusman,S.Sos,MM, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) kepada beritaminang.com dikantornya, Senin (20/4) siang mengatakan, mengacu pada Instruksi Gubernur Sumbar No.360/051/COVID-19-SBR/IV-2020 tanggal 18 April 2020, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sawahlunto siap untuk mengkoordinasikannya dengan seluruh pemangku kepentingan agar instruksi itu berjalan efektif dan sesuai protap penanganan penyebaran virus corona.

"Pada prinsipnya Tim Gugus Tugas sudah melakukan upaya pencegahan covid-19 ini sebelum diterapkannya PSBB. Supaya lebih efektif dan maksimal, perlu ditingkatkan lagi koordinasi baik teknis maupun non teknis dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Polri, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur tim lainnya sebagai pendukung. agar PSBB yang dijalankan efektif."ungkap Adri Yusman.

Menurut dia,selama pelaksanaan penanganan covid-19 ditemukan berbagai kelemahan dan kekurangan terhadap penerapan standar prosedur pencegahan virus mematikan asal Cina tersebut karena masih banyaknya pihak yang tidak mengindahkan himbauan. Jika wabah ini ingin cepat berakhir, maka seluruh pihak harus patuh dengan selalu mencuci tangan setelah memegang sesuatu, gunakan masker setiap keluar rumah, jaga jarak, dan bersentuhan fisik.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dalam penerapan PSBB nanti, Tim Gugus Tugas akan siap melaksanakannya secara tegas dan terkoordinasi dilapangan. Ia minta warga dapat memahami secara mendalam tentang penerapan PSBB yang akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi sosial budaya dan kultur daerah Kota Sawahlunto sendiri.

Aturan PSBB nanti akan membatasi para pedagang, driver ojek, dan lainnya. Pedagang makanan seperti contoh rumah makan di perbolehkan membuka usaha seperti biasa, tapi sistim melayani pembelinya dirubah. Jika selama ini mereka menyediakan tempat duduk dan boleh duduk berdempetan, sekarang tidak dibolehkan. Pedagang boleh melayani dengan sistim daring, atau dibungkus dan tidak dimakan ditempat.

Pos penjagaan akan diperketat diberbagai titik. Saat PSBB mulai diberlakukan, maka warga tak ada kegiatan dan kepentingan serta tak jelas tujuannya akan di larang masuk dan minta kembali pulang saja ketempat asalnya. Sedangkan untuk kendaraan yang membawa logistik akan diperiksa dan disemprot dengan disinfektan. "Tim akan melakukan pengetatan penjagaan dan akan menindak tegas warga yang membandel." sebutnya.

Dalam pelaksanaan PSBB, akan dilakukan pembatasan aktivitas diluar rumah bagi setiap orang dengan penuh kesadaran dan disiplin, seperti menghentikan semua pelaksanaan pembelajaran disekolah dan atau institusi pendidikan lainnya, aktivitas bekerja ditempat kerja, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, kegiatan ditempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial dan budaya, serta pergerakan orang dan barang menggunakan moda transportasi umum, serta melakukan penertiban atas pelanggaran pemberlakuan PSBB.

Terpisah, dr.Al Ansari, Petugas Sub Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sawahlunto merilis data update perkembangan covid-19 per hari Senin (20/4) dengan kondisi jumlah PPT 46, ODP 0, dan PDP 0. dan Keluar dari pemantauan ODP 0. Secara kumulatif

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH