IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Jangan Meremehkan Posyandu

Pelayanan Ibu dan Balita di Posyandu. Dok
Pelayanan Ibu dan Balita di Posyandu. Dok
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

WASHINGTON DC - Kalau melihat peta global penyebaran coronavirus, negara-negara maju di Eropa dan Amerika paling parah terkena dampak virus Corona (Covid-19) ini. Sementara, negara-negara berkembang dan miskin di selatan relatif lebih tahan banting.

Irawan Nugroho dari Washington DC USA, Sabtu (18/4/2020) menulis, kini para periset vaksin coronavirus yang kini sibuk bekerja di lebih dari 40 lembaga riset di seluruh dunia bertanya-tanya, mengapa negara maju yang sehat walafiat itu bisa begitu dahsyat terserang covid-19 ini. Di antara para periset, ada yang mencoba melihat jauh ke belakang betapa ampuhnya vaksin BCG (Baccile Calmette-Guerin), mengambil nama dari dua ilmuwan Prancis yang menemukan vaksin ini tahun 1921, untuk mencegah penyakit tuberkulosis.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sudah puluhan tahun vaksin BCG ini diberikan kepada anak-anan di negara-negara berkembang, termasuk di posyandu-posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun jarang diberikan kepada anak-anak di negara-negara maju.

TBC dianggap penyakit orang-orang miskin. Walaupun para periset top di Harvard, MIT dan lembaga-lembaga medis lainnya di Amerika masih meragukan keampuhan BCG dalam melawan coronavirus, tidak ada salahnya kalau anak-anak balita tetap diimunisasi BCG. Dan jangan meremehkan peranan posyandu dalam pencegahan virus-virus berbahaya di masa depan. Posyandu di kampung-kampungv memang top. (***)

Irawan Nugroho (Washington DC. USA)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH